Rini Soemarno Tawarkan Proyek Infrastruktur US$ 42 M ke Swasta

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno usai menghadiri Hari Ulang Tahun Polisi Wanita ke-70 di Monumen Nasional, Jakarta, Senin, 3 September 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Rini Soemarno mengajak private sector atau swasta membiayai pembangunan infrastruktur yang kini tengah dikerjakan sejak hampir 5 tahun ke belakang. 

Baca juga: Rayuan Rini Soemarno Agar Swasta Ikut Biayai Infrastruktur

"Dalam acara hari ini, kami mengundang Anda untuk melihat banyak peluang menarik investasi di banyak sektor dan kelas aset. Ada hampir 80 proyek dengan total nilai US$ 42 miliar melibatkan 21 BUMN. Kami menyambut baik Anda untuk berpartisipasi dalam proyek ini," kata Rini dalam acara Indonesia Infrastructure Forum 2018 sebagai salah satu bagian dari Pertemuan IMF-World Bank di Conrad Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa, 9 Oktober 2018., Selasa.

Rini melanjutkan, opsi melakukan investasi menjadi menarik karena saat ini kondisi ekonomi Indonesia merupakan salah satu yang terbaik. Hal itu dibuktikan dengan ekonomi yang masih tumbuh di angka 5 persen, inflasi yang masih rendah, tingkat pengangguran rendah sekaligus memiliki tingkar ease of doing bussines yang baik pula.

Rini mengatakan meski saat ini indikator ekonomi Indonesia menunjukkan tren yang positif namun masih mengalami beberapa tantangan. Salah satunya adalah tingkat investasi yang hanya tumbuh di area 3,4 persen. Jumlah ini lebih rendah dari 3 tahun sebelumnya.

Apalagi, Rini melanjutkan, saat ini pemerintah dan BUMN telah memiliki banyak model skema pembiayaan untuk pembiayaan infrastruktur atau funding mix di berbagai model pembiayaan. Misalnya, seperti surat utang, sindikasi perbankan, dan penawaran umum perdana saham tetap menjadi andalan ke depannya. Akan tetapi, diperlukan skema lain yang lebih inovatif baik instrumen yang bersifat utang maupun ekuitas.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan saat ini pemerintah juga membutuhkan banyak sekali konektivitas ataupun keterhubungan antar wilayah. Hal ini akan bermanfaat terutama bagi penyaluran logistik, pertumbuhan dan juga produktivitas.

Karena itu untuk mendukung supaya investasi swasta bisa masuk, Sri Mulyani berencana untuk mendesain berbagai instrumen kebijakan yang mendukung. Khususnya supaya bisa mendorong atau memfasilitasi swasta bisa ikut berpartisipasi dengan pembiayaan dalam proyek infrastruktur.

"Kami akan terus mendesain kebijakan untuk memfasiltiasi supaya private sector bisa berpartisipasi dalam project pembangunan. kami akan buat kebijakan supaya mereka bisa masuk," kata Sri Mulyani dalam acara yang sama dengan Rini Soemarno.






Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

21 jam lalu

Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

Pendukung Anies Baswedan meminta Presiden Jokowi menggunakan APBN untuk lebih fokus untuk membantu masyarakat menghadapi resesi ekonomi.


Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

1 hari lalu

Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

Menteri PUPR mengatakan pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ditargetkan selesai pada awal 2024.


Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

1 hari lalu

Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

Jokowi memerintahkan Basuki mengebut 21 proyek berdasarkan hasil rapat dan kunjungan lapangan.


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

2 hari lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


Tarif Listrik Tak Naik hingga Akhir 2022, Bos PLN: Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

4 hari lalu

Tarif Listrik Tak Naik hingga Akhir 2022, Bos PLN: Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

Bos PLN menegaskan pemerintah tetap menahan tarif listrik untuk periode Oktober-Desember 2022.


Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

8 hari lalu

Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

Gunting pita ini terkait penyelesaian proyek infrastruktur antara masa Presiden Joko Widodo dengan Susilo Bambang Yudhoyono.


Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

9 hari lalu

Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

Laporan tren pasar properti sejalan dengan angka pertumbuhan positif ketiga provinsi dalam periode Januari-Mei 2022.


Politikus Ini Kritik AHY: Jembatan Suramadu Digagas Soeharto, Dibangun Megawati, SBY Tinggal Gunting Pita

12 hari lalu

Politikus Ini Kritik AHY: Jembatan Suramadu Digagas Soeharto, Dibangun Megawati, SBY Tinggal Gunting Pita

Politikus ini mengkritik pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat AHY tentang 70-80 persen pembangunan di era Presiden Jokowi adalah kinerja SBY.


Pemerintah Terus Genjot Infrastruktur, Ekonom Soroti Dampaknya ke Neraca Perdagangan

14 hari lalu

Pemerintah Terus Genjot Infrastruktur, Ekonom Soroti Dampaknya ke Neraca Perdagangan

Direktur Celios Bhima Yudhistira menyoroti pemerintah yang hingga kini masih menggenjot pembangunan infrastruktur dan dampaknya ke neraca perdagangan.


AHY Klaim 70-90 Persen Pembangunan Infrastruktur Kinerja SBY, Ekonom: Tidak Relevan

15 hari lalu

AHY Klaim 70-90 Persen Pembangunan Infrastruktur Kinerja SBY, Ekonom: Tidak Relevan

Bhima Yudhistira merespons pernyataan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal pembangunan infrastruktur.