Sabtu, 15 Desember 2018

IMF: Karena Ekonomi Dikelola Baik, Indonesia Tak Butuh Pinjaman

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri) mendampingi Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde (tengah) mengunjungi korban gempa di Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin, 8 Oktober 2018. Delegasi IMF mengunjungi korban gempa Lombok untuk melihat langsung keadaan pascagempa. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri) mendampingi Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde (tengah) mengunjungi korban gempa di Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin, 8 Oktober 2018. Delegasi IMF mengunjungi korban gempa Lombok untuk melihat langsung keadaan pascagempa. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CONusa Dua - International Monetary Fund (IMF) menilai di tengah kondisi ketidakpastian global dan peristiwa bencana yang melanda, Indonesia tidak membutuhkan utang dari IMF.

    Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde menuturkan perekonomian Indonesia telah dikelola dengan baik oleh pemerintah. Padahal, Indonesia tengah dirundung bencana alam. 

    Baca: Chatib Basri: Pemerintah SBY Ajukan Jadi Tuan Rumah Pertemuan IMF

    "Pinjaman dari IMF bukan pilihan karena ekonomi Indonesia tidak membutuhkannya, ekonomi Indonesia dikelola dengan sangat baik oleh Presiden Jokowi, Gubernur Perry, Menteri Sri Mulyani, Menteri Luhut, dan rekan-rekan mereka," ujarnya saat berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di sela-sela agenda Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018, Senin 8 Oktober 2018.

    Dia bercerita, tiga tahun yang lalu, ketika IMF memutuskan untuk menyelenggarakan Pertemuan Tahunan 2018 di Indonesia, mereka tidak tahu bahwa negara ini akan dilanda bencana alam yang mengerikan.

    Menurutnya, Indonesia akan menjadi tempat yang paling baik untuk mengadakan Pertemuan Tahunan IMF- World Bank Group 2018. "Dan Indonesia tetap menjadi yang terbaik!" imbuhnya.

    Dia pun bersyukur dapat berkunjung dan menemui masyarakat Lombok, NTB yang baru saya terkena bencana.

    "Kami semua di IMF sangat berduka atas kematian yang tragis dan kehancuran yang disebabkan oleh bencana alam baru-baru ini di Lombok dan Sulawesi. Kami berbelasungkawa kepada mereka yang selamat, kepada mereka yang telah kehilangan orang yang mereka cintai, dan kepada seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.

    Christine Lagarde, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), hari ini mengunjungi Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia, bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah.

    “Merupakan kesempatan yang istimewa bagi saya untuk bersama dengan masyarakat Lombok hari ini, dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas keramah-tamahan Anda. Kami semua di IMF sangat berduka atas kematian yang tragis dan kehancuran yang disebabkan oleh bencana alam baru-baru ini di Lombok dan Sulawesi. Kami berbelasungkawa kepada mereka yang selamat, kepada mereka yang telah kehilangan orang yang mereka cintai, dan kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

    Dia pun berjanji kepada Gubernur NTB, Zulkieflimansyah akan kembali ke Lombok suatu hari nanti. "Saat kembali nanti, saya akan lebih terkesan dengan perubahan dan rekonstruksi yang akan Anda capai," jelasnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.