Selasa, 23 Oktober 2018

Pemerintah Akui Beban Impor BBM Semakin Tinggi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyiapkan BBM Solar B20 saat diluncurkan di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018. Penerapan Mandatori B20 dilakukan dalam rangka mengurangi defisit dan impor bahan bakar minyak, juga menghemat devisa. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas menyiapkan BBM Solar B20 saat diluncurkan di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018. Penerapan Mandatori B20 dilakukan dalam rangka mengurangi defisit dan impor bahan bakar minyak, juga menghemat devisa. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan tren lonjakan harga minyak dunia secara langsung berdampak pada nilai impor bahan bakar minyak (BBM). “Bebannya semakin tinggi,” ujarnya, kepada Tempo, Senin 8 Oktober 2018.

    Baca: Gempa Palu, Pertamina Lakukan Operasi Pasar Elpiji di 12 Titik

    Di tengah desakan sejumlah pihak untuk menaikkan harga BBM, pemerintah mencoba untuk mengkajinya terlebih dahulu. “Kami lihat dulu efek dari impementasi B20, kami terus pantau data yang ada secara kontinyu,” katanya. Dia memprediksi dampak dari implementasi bahan bakar campuran biodiesel B20 akan mulai terlihat pada akhir bulan ini.

    Selanjutnya, terkait dengan hubungan defisit neraca transaksi berjalan (CAD), Suahasil tak menampik jika lonjakan komoditas impor, termasuk migas cukup memberikan tekanan. “Terakhir angkanya 3 persen dari PDB, itu memang kita rasakan tekanannya, dan kita berusaha untuk menurunkan ini,” ucapnya.

    Adapun upaya untuk menurunkannya adalah dengan mengurangi atau mengendalikan tingkat impor, sebaliknya upaya ekspor harus ditingkatkan.

    “Biasanya kalau rupiah melemah ekspor itu harusnya dapat momentum yang baik karena dia bisa lebih kompetitif,” ujarnya. Namun, menurut dia upaya mendorong ekspor itu membutuhkan waktu yang tak sebentar agar dapat terasa efektif. “Semua opsi kebijakan coba kita gabungkan, mengurangi impor dan mendorong ekspor sambil kita pantau terus hingga akhir tahun maupun tahun depan.”

    Simak berita tentang BBM hanya di Tempo.co

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.