Pemerintah Akui Beban Impor BBM Semakin Tinggi

Petugas menyiapkan BBM Solar B20 saat diluncurkan di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018. Penerapan Mandatori B20 dilakukan dalam rangka mengurangi defisit dan impor bahan bakar minyak, juga menghemat devisa. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan tren lonjakan harga minyak dunia secara langsung berdampak pada nilai impor bahan bakar minyak (BBM). “Bebannya semakin tinggi,” ujarnya, kepada Tempo, Senin 8 Oktober 2018.

Baca: Gempa Palu, Pertamina Lakukan Operasi Pasar Elpiji di 12 Titik

Di tengah desakan sejumlah pihak untuk menaikkan harga BBM, pemerintah mencoba untuk mengkajinya terlebih dahulu. “Kami lihat dulu efek dari impementasi B20, kami terus pantau data yang ada secara kontinyu,” katanya. Dia memprediksi dampak dari implementasi bahan bakar campuran biodiesel B20 akan mulai terlihat pada akhir bulan ini.

Selanjutnya, terkait dengan hubungan defisit neraca transaksi berjalan (CAD), Suahasil tak menampik jika lonjakan komoditas impor, termasuk migas cukup memberikan tekanan. “Terakhir angkanya 3 persen dari PDB, itu memang kita rasakan tekanannya, dan kita berusaha untuk menurunkan ini,” ucapnya.

Adapun upaya untuk menurunkannya adalah dengan mengurangi atau mengendalikan tingkat impor, sebaliknya upaya ekspor harus ditingkatkan.

“Biasanya kalau rupiah melemah ekspor itu harusnya dapat momentum yang baik karena dia bisa lebih kompetitif,” ujarnya. Namun, menurut dia upaya mendorong ekspor itu membutuhkan waktu yang tak sebentar agar dapat terasa efektif. “Semua opsi kebijakan coba kita gabungkan, mengurangi impor dan mendorong ekspor sambil kita pantau terus hingga akhir tahun maupun tahun depan.”

Simak berita tentang BBM hanya di Tempo.co

 






Harga BBM, Beras dan Angkot Jadi Penyebab Utama Inflasi September 1,17 Persen

1 hari lalu

Harga BBM, Beras dan Angkot Jadi Penyebab Utama Inflasi September 1,17 Persen

Komoditas utama penyumbang inflasi September adalah harga BBM, beras dan angkutan dalam kota.


Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

1 hari lalu

Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

RUPS PT Pertamina (Persero) telah mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina untuk periode kedua.


Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

1 hari lalu

Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

Platform data dan informasi neraca komoditas dibuat untuk mendorong penyederhanaan tata niaga.


Demo Buruh Mundur ke Tanggal 12 Oktober, Ini Alasan KSPI

2 hari lalu

Demo Buruh Mundur ke Tanggal 12 Oktober, Ini Alasan KSPI

Serikat buruh kembali menggelar aksi demonstrasi pada Rabu, 12 Oktober 2022.


Penahanan Produk Hortikultura, Stranas Pencegahan Korupsi Minta Pemerintah Review Regulasi Importasi

2 hari lalu

Penahanan Produk Hortikultura, Stranas Pencegahan Korupsi Minta Pemerintah Review Regulasi Importasi

Stranas Pencegahan Korupsi merekomendasikan pemerintah untuk melakukan review terhadap regulasi yang abu-abu soal imporasi produk hortikultura.


Kementan Lepas 1.619 Ton Produk Hortikultura yang Sempat Ditahan di Tiga Pelabuhan

3 hari lalu

Kementan Lepas 1.619 Ton Produk Hortikultura yang Sempat Ditahan di Tiga Pelabuhan

Kementan menyatakan 1.619 ton produk hortikultura telah melalui serangkaian tindakan karantina, serta dipastikan sehat dan aman.


Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

3 hari lalu

Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

Kemendag memastikan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah secara umum masih terkendali setelah kenaikan harga bahan bakar minyak.


Perkirakan Inflasi September 1,10 Persen, Bank Indonesia Sebut Bensin dan Angkot Penyumbang Utama

3 hari lalu

Perkirakan Inflasi September 1,10 Persen, Bank Indonesia Sebut Bensin dan Angkot Penyumbang Utama

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada September 2022 mencapai 1,10 persen.


Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

3 hari lalu

Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

Indef memperkirakan tingkat inflasi Indeks Harga Konsumen pada September 2022 mencapai 1,45 persen secara bulanan (month to month/mtm).


Fluktuasi Harga Kedelai, Badan Pangan: Saat Ini Sangat Tergantung Impor

3 hari lalu

Fluktuasi Harga Kedelai, Badan Pangan: Saat Ini Sangat Tergantung Impor

Badan Pangan Nasional (Bapanas) angkat suara perihal meroketnya harga kedelai di tingkat perajin tahu tempe yang mencapai Rp13.000 per kilogram (kg).