Selasa, 23 Oktober 2018

Ridwan Kamil Akan Tawarkan Bandara Nusawiru Pangandaran ke Swasta

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan membuka pameran Alustisita dalam rangka HUT TNI ke-73, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Jumat, 5 Oktober 2018. (dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan membuka pameran Alustisita dalam rangka HUT TNI ke-73, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Jumat, 5 Oktober 2018. (dok Pemprov Jabar)

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, akan mendesain ulang Bandara Nusawiru di Pangandaran untuk pengembangan kawasan wisata di daerah sekitar.

    Baca juga: Reaktivasi Jalur Kereta Jabar Ridwan Kamil Prioritaskan Rute Ini

    “Kita akan minta investor untuk mengelola bandara itu menjadi bandara yang (memiliki) TOD (transit oriented development), ada pembangunan resort,” kata dia di Bandung, Senin, 8 Oktober 2018.

    Ridwan Kamil mengatakan, pengembangan bandara itu menjadi strateginya mengembangkan kawasan wisata Pantai Pangandaran. “Akan kita kebut membantu ekonomi dihubungkan ke pariwisata maka bandara Nusawiru akan segera kita disain ulang,” kata dia.

    Menurut Ridwan Kamil, pengembangan Bandara Nusawiru akan dioptimalkan di lahan yang sudah ada. Minimal di daerah yang dimiliki pemerintah.

    Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah Jawa Barat menargetkan tahun depan desainnya rampung. “Tahun depan tahun medisain. Sifatnya investasi. Kita cari swasta,” kata dia.

    Ridwan Kamil juga menyiapkan rencana memoles kawasan wisata pantai di Pangandaran. Dia mengklaim sudah bekerja sama dengan bupati Pangandnran untuk memoles Pantai Timur dan Pantai Barat, Pangandaran.

    Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, Bandara Nusawiru milik pemerintah Jawa Barat di Pangandaran saat ini memiliki panjang landasan pacu 1.400 meter. Pemerintah Jawa Barat menginginkan bandara ini melayani penerbangan langsung rutin. “Nanti akan dikembangkan TOD. Nanti ada kawasan bandara,” kata dia di Bandung, Senin, 8 Oktober 2018.

    Dedi mengatakan Bandara Nusawiru juga disiapkan tidak hanya melayanai penerbangan menuju kawasan pantai, tapi juga menjadi kawasan pendidikan penerbangan, serta fasilitasi perawatan pesawat. “Disain pengembangan Nusawiru sudah ada,” kata dia. “Tiga itu.”

    Dedi mengatakan, pemerintah Jawa Barat sudah menyiapkan rencana untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Nusawiru  menjadi 1.800 meter sesuai keinginan Ridwan Kamil. “Nanti pesawat ATR72 bisa mendarat. Kita punya lahan hampir 70 hektare, sisi udara dan darat. Cukup,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.