Selasa, 23 Oktober 2018

Pertemuan IMF - World Bank, Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Brimob bersiaga dengan senjata dan peralatan dalam Gelar Pasukan Operasi Puri Agung VI 2018 untuk pengamanan pertemuan IMF-World Bank di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Kamis, 4 Oktober 2018. Polri menerjunkan ribuan personel, dan mulai memperketat pengamanan di berbagai kawasan di Bali menjelang berlangsungnya sidang tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua. ANTARA

    Anggota Brimob bersiaga dengan senjata dan peralatan dalam Gelar Pasukan Operasi Puri Agung VI 2018 untuk pengamanan pertemuan IMF-World Bank di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Kamis, 4 Oktober 2018. Polri menerjunkan ribuan personel, dan mulai memperketat pengamanan di berbagai kawasan di Bali menjelang berlangsungnya sidang tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito mengatakan dalam 24 jam SPBU perusahaan pelat merah itu siap untuk melayani para tamu negara di pertemuan tahunan IMF - World Bank 2018. Sedikitnya terdapat 7 pom bensin Pertamina dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju lokasi acara di Bali Nusa Dua Convention Center.

    Baca: Pertamina: Hampir 90 Persen SPBU di Palu dan Donggala Beroperasi

    "SPBU tersebut menjual berbagai jenis BBM yang diperkirakan volumenya meningkat meningkat cukup tinggi khususnya pada H-7 sampai dengan H+7," kata Adiatma dalam keterangan tertulis, Ahad, 6 Oktober 2018.

    Adiatma mengatakan PT Pertamina (Persero) akan mendukung kelancaran pertemuan tahunan IMF - World Bank dengan menjamin ketersediaan suplai bahan bakar minyak di Stasiun Pengisian BBM Umum (SPBU) menuju lokasi acara di Bali Nusa Dua Convention Center.

    Untuk memperkuat suplai di SPBU eksisting, tambah Adiatma, Pertamina juga mengoperasikan 4 (empat) unit Mobil Tanki (MT) atau SPBU Kantong dan 1 (satu) unit Mobil Tanki Cadangan. Keempat unit MT dan satu Mobil Tanki Cadangan akan ditempatkan di SPBU dengan daya tahan stok rendah. SPBU Kantong tersebut akan menyediakan Premium, Pertalite dan Pertamax.

    “Kami menyiagakan Mobil Tanki yang dilengkapi dengan fasilitas dispenser untuk mendukung di 3 SPBU dengan stok rendah. Sementara SPBU lainnya diperkuat daya tahannya agar pasokannya tetap mencukupi untuk kendaraan ,” ujar Adiatma.

    Selama pertemuan IMF tersebut, kata Adiatma, Pertamina juga akan melakukan alih suplai BBM untuk 2 SPBU serta 18 SPBU area Nusa Dua yang sebelumnya dari TBBM Manggis menjadi dari TBBM Sanggaran.

    Untuk mengantisipasi kunjungan wisata di wilayah Labuan Bajo, Pertamina juga menyiapkan Mobil Tanki (MT) Kantong di 2 SPBU, 1 APMS di Labuan Bajo. Khusus untuk produk unggulan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, Pertamina juga menyediakan tiga Mobil Tanki yang dilengkapi dengan meteran dan dispenser yang akan berada di SPBU dan Dermaga Pink.

    Menurut Adiatma keseluruhan Mobil Tanki yang disediakan berkapasitas 16 ribu liter. “Fasilitas tambahan ini akan berada di lokasi SPBU sepekan sebelum dan sesudah event IMF," ucapnya.

    Baca: Gempa Palu, Pertamina Lakukan Operasi Pasar Elpiji di 12 Titik

    Selain SPBU Kantong, Pertamina menyiagakan 2 kapal berkapasitas 150 ribu liter untuk melayani kapal-kapal wisata secara STS. "Pertamina siap dan akan all out melayani tamu negara, sehingga selama event Pertamina juga membentuk Satuan Tugas serta memastikan Terminal BBM dan SPBU beroperasi 24 jam,” ujar Adiatma.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.