Senin, 17 Desember 2018

Pertamina: Hampir 90 Persen SPBU di Palu dan Donggala Beroperasi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana salah satu SPBU yang dipenuhi korban gempa dan tsunami yang mengantre membeli BBM di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. Hingga Selasa, 2 Oktober 2018, Pertamina telah mengoperasikan 10 SPBU, yang tersebar di tiga wilayah terdampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, yaitu Palu, Donggala, dan Sigi. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Suasana salah satu SPBU yang dipenuhi korban gempa dan tsunami yang mengantre membeli BBM di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. Hingga Selasa, 2 Oktober 2018, Pertamina telah mengoperasikan 10 SPBU, yang tersebar di tiga wilayah terdampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, yaitu Palu, Donggala, dan Sigi. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) telah mengoperasikan layanan 32 SPBU dari total 36 SPBU di wilayah terdampak gempa di Sulawesi Tengah, atau hampir 90 persen dari total pompa bensin yang ada di daerah itu pada hari ini, Sabtu, 6 Oktober 2018.

    Baca: Gempa Palu, Pertamina Lakukan Operasi Pasar Elpiji di 12 Titik

    Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid menyatakan perseroan hari ini memulihkan layanan BBM di 5 SPBU di Kota Palu, yakni SPBU Jl M. Yamin, SPBU Jl. Kyai Hajar Dewantara, SPBU Jl Ngurah Rai, SPBU Soekarno Hatta dan SPBU Dewi Sartika. Dengan tambahan ini, total SPBU yang beroperasi di Palu menjadi 15 unit dari 17 SPBU yang ada.

    “Di Palu, tinggal dua SPBU yang sedang proses pemulihan yakni SPBU Cumi-cumi dan Mamboro, karena rusak berat, dan ditargetkan Senin atau Selasa sudah pulih kembali,” kata Mas’ud dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 6 Oktober 2018.

    Berdasarkan pantauan Mas'ud di sekitar kota Palu siang ini, antrian BBM di SPBU-SPBU sudah mulai terurai. Seperti misalnya di SPBU Jl. Maluku, Muh. Yamin dan Talise yang sebelumnya banyak antrian, kini sudah kembali normal. Kendaraan yang mengisi BBM hanya di sekitaran halaman SPBU.

    Sementara SPBU di Donggala tiga SPBU telah beroperasi dari total empat stasiun. Di Sigi, dari dua SPBU, satu stasiun sudah beroperasi. Adapun 13 SPBU lainnya yang beroperasi tersebar di Parigi Moutong adalah tujuh SPBU, Mamuju Tengah tiga SPBU, dan Mamuju Utara tiga SPBU.

    Dalam pekan pertama masa tanggap darurat, Pertamina telah mengoperasikan 41 SPBU Portable dengan mesin engkol. Pertamina juga menindaklanjuti instruksi Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam Rapat Koordinasi di Kantor Gubernur Sulteng, dalam mempercepat pemulihan layanan di SPBU.

    “Pertamina juga sudah melayani BBM dengan mobile dispenser atau truk tanki yang memiliki nozzle. Hari ini sudah ada dua tangki dispenser dan nanti malam insya Allah akan datang kembali 10 unit tangki dispenser,” ujar Mas’ud, usai meninjau layanan Mobile Dispenser di Jl. Imam Bonjol, Palu, Sulawesi Tengah.

    Baca: Acara IMF, Pertamina Sebut Konsumsi Avtur di Bali Naik 30 Persen

    Selain layanan mobil tangki dispenser, lanjut Mas’ud, Pertamina juga mulai hari ini melayani penjualan BBM kemasan 5 liter untuk motor dan Kemasan BBM 10 liter untuk Mobil. Harga jual sama dengan harga di SPBU, dengan pola pelayanan mengadopsi masa Satgas Ramadan Idul Fitri lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".