Gempa Palu, Pertamina Kirim 4 Mobil Tangki Khusus dari Balikpapan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel TNI menjaga antrean pembelian BBM di salah satu SPBU di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 5 Oktober 2018. Hal itu untuk menjaga ketertiban warga saat mengantre karena keterbatasan suplai dari Pertamina pascagempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. ANTARA/Basri Marzuki

    Personel TNI menjaga antrean pembelian BBM di salah satu SPBU di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 5 Oktober 2018. Hal itu untuk menjaga ketertiban warga saat mengantre karena keterbatasan suplai dari Pertamina pascagempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. ANTARA/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertamina mengirim empat unit mobil tangki BBM dan 500 tabung elpiji ukuran 5,5 kilogram ke lokasi bencana di Sulawesi Tengah menggunakan Kapal Landing Craft Tank (LCT) dari Kota Balikpapan.

    Region Manager Communication & CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha menyatakan Pertamina terus optimalkan semua jalur distribusi bantuan guna menjangkau lokasi bencana. Dari Kalimantan tercatat sudah beberapa kali dilaksanakan pengiriman di antaranya 22 orang relawan operator SPBU, bantuan logistik makanan dan kebutuhan sehari-hari, 250 tabung LPG serta 12.000 Liter BBM Solar menggunakan Air Tractor.

    "Sebagai lokasi yang terbilang dekat dengan lokasi bencana, Pertamina Kalimantan siap untuk lakukan penyaluran bantuan yang sekiranya dibutuhkan. Berbagai bantuan, baik logistik maupun yang bersifat dukungan bagi kelancaran operasional penyaluran BBM dan LPG terus kami kerahkan", kata Yudi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 Oktober 2018.

    Yudi berujar mobil tangki yang dikirimkan merupakan jenis khusus Power Take Off (PTO) yang bisa langsung melakukan pengisian BBM ke kendaraan karena dilengkapi dengan dispenser otomatis dengan kapasitas per unit sebesar 5 ribu liter. Perusahaan energi pelat merah itu juga mengerahkan 8 orang awak mobil tangki untuk mendukung operasional penyaluran BBM.

    Waktu pengiriman ditargetkan selama sekitar 26 jam menempuh jarak lebih dari 230 Mil melintasi Selat Makassar. "Dengan adanya mobil tangki dengan dispenser otomatis ini diharapkan penyaluran BBM dapat lebih lancar dan menjangkau berbagai titik di Palu dan Donggala. Sebelumnya mobil tangki PTO ini telah melayani masyarakat di titik padat arus mudik lebaran di Pulah Jawa," kata Yudi.

    Lebih lanjut Yudi menjelaskan selain 2 jenis muatan utama tersebut, Pertamina juga mengirimkan 1 unit mobil bak terbuka yang dapat digunakan untuk penyaluran bantuan ataupun keperluan lainnya. "Kami di Balikpapan akan terus berkoordinasi dengan tim Pertamina Peduli di Sulteng. Sudah menjadi komitmen kami untuk mendukung upaya pemulihan bencana ini."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.