4 Langkah BI Kuatkan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

Gubernur BI Perry Warjiyo memberikan keterangan saat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018. Keputusan ini konsisten dengan upaya mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik dan mengendalikan defisit transaksi berjalan dalam batas yang aman. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan BI dan pemerintah terus berupaya menguatkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp 15 ribu per dolar AS. Perry pun menjabarkan langkah-langkah yang dilakukan BI.

Baca juga: Rupiah Masih Loyo, Sri Mulyani: Kebijakan Dievaluasi Pekan Ini

"Satu, kita terus berada di pasar, tidak hanya memantau, tapi juga melakukan langkah-langkah stabilisasi yang diperlukan sesuai dengan mekanisme pasar. Menjaga agar suplai dan demand bergerak secara baik di pasar valas," kata Perry di Kompleks Bank Indonesia, Jumat, 5 Oktober 2018.

Dalam situs resmi BI, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp 15.182 pada 5 Oktober 2018. Angka tersebut menunjukkan pelemahan 49 poin dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 15.133 pada 4 Oktober 2018. Sedangkan pada 5 Oktober 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 15.258 dan kurs beli Rp 15.106.

Menurut Perry, langkah kedua yang dilakukan BI adalah terus berkomunikasi dengan perbankan dan sektor riil, termasuk berkomunikasi dengan eksportir, maupun para importir kalangan pengusaha. "Sejauh ini suplai demand berjalan baik. Apresiasi kepada pengusaha yang sama-sama menyuplai valasnya, juga perbankan yang terus menjaga mekanisme pasar," kata Perry.

Tiga, kata Perry, tentu saja mempercepat persiapan teknis berlakunya Domestic Non-Deliverable Forwards (DNDF). Perry mengatakan secara ketentuan DNDF sudah berlaku, tetapi teknis operasional perlu ada persiapan-persiapan, seperti di perbankan, kemudian dari sisi konvensi transaksinya, dari managemen risiko, dari treasurinya, dan dari IT-nya.

Di BI, kata Perry, juga langkah akselerasi dan percepatan operasional terus dilakukan. Perry yakin dalam dua mimggu ini bisa dilakukan.

"Empat melanjutkan langkah-langkah koordinasi dengan pemerintah untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan. Koordinasi dengan Bapak Menko Perekonomian, lbu Menteri Keuangan, Ketua Komisioner OJK terus diperkuat langkah lanjutan penurunan current account deficit," ujar Gubernur BI tersebut.






Hadapi Ancaman Krisis Global, Gubernur BI: Hidup adalah Ketidakpastian

1 hari lalu

Hadapi Ancaman Krisis Global, Gubernur BI: Hidup adalah Ketidakpastian

BI membeberkan tiga langkah yang akan diambil Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pada masa mendatang.


RI Segera Punya Rupiah Digital, BI Sebut 3 Alasannya

1 hari lalu

RI Segera Punya Rupiah Digital, BI Sebut 3 Alasannya

Bank Indonesia telah meluncurkan White Paper pengembangan rupiah digital pada 30 November 2022.


Rupiah Hari Ini Diprediksi Bergerak di Level Rp 15.400

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Diprediksi Bergerak di Level Rp 15.400

Rupiah kemungkinan akan bergerak di level Rp 15.400-15.470 sepanjang hari ini.


Simak Jadwal Operasional Terbaru Bank Indonesia Menjelang Natal dan Tahun Baru

3 hari lalu

Simak Jadwal Operasional Terbaru Bank Indonesia Menjelang Natal dan Tahun Baru

Bank Indonesia atau BI menyesuaikan jadwal kegiatan operasional selama Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023. Simak detailnya berikut ini.


Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

4 hari lalu

Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

Rupiah menguat 0,85 persen dari posisi kemarin yang ditutup di level Rp 15.563.


Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

5 hari lalu

Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

Rupiah menutup perdagangan Kamis, 1 Desember 2022 dengan penguatan 169 poin di level Rp 15.563 per dolar AS.


Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

6 hari lalu

Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan Indonesia memiliki kekuatan tersendiri untuk menghadapi perekonomian global yang bergejolak.


Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

7 hari lalu

Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah.


Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

8 hari lalu

Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

Kurs rupiah melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 28 November 2022.


Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

8 hari lalu

Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian Keuangan menyebutkan utang pemerintah per Oktober 2022 mencapai Rp 7.496,7 atau mendekati Rp 7.500 triliun.