Obligasi Ritel Ditawarkan Hari Ini, Tingkat Kupon 8,25 Persen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Obligasi Negara Ritel Seri ORI009. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Obligasi Negara Ritel Seri ORI009. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menawarkan obligasi negara ritel (ORI) seri ORI015 dengan tingkat kupon 8,25 persen bertenor tiga tahun. "Penerbitan itu sejalan dengan upaya pendalaman pasar keuangan domestik, pemerintah berupaya untuk memperluas basis investor domestik, di antaranya meningkatkan frekuensi penerbitan SBN ritel dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko, Luky Alfirman di Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Pada tahun ini, lanjut dia, pemerintah menerbitkan lima instrumen SBN ritel yaitu sukuk ritel seri SR010, saving bond ritel seri SBR003, dan SBR004, obligasi negara ritel seri ORI015, dan sukuk tabungan seri ST002 yang rencananya diterbitkan pada November.

    "Kami berharap, upaya pendalaman pasar keuangan domestik dapat meningkatkan porsi investor domestik. Hal ini sekaligus dapat meningkatkan stabilitas asar SBN domestik, selain mengamankan pembiayaan APBN," katanya.

    Ia menyampaikan masa penawaran ORI015 akan berlangsung mulai 4 Oktober sampai dengan 25 Oktober 2018. Pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap WNI untuk dapat berinvestasi pada PRI015 dan sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan nasional khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

    Pemerintah menetapkan minimum pemesanan ORI015 itu sebesar Rp 1 juta. Sedangkan maksimal pembelian sebesar Rp 3 miliar. Pembayaran kupon pertama kali akan dilakukan pada 15 November 2018. Pembayaran kupon obligasi ritel selanjutnya dilakukan pada setiap tanggal 15 setiap bulan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.