Sabtu, 15 Desember 2018

Ratna Sarumpaet Mengaku Sebar Hoax, Rizal Ramli Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli berdiri di ruang tunggu Gedung KPK, Jakarta, 2 Mei 2017. ANTARA FOTO

    Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli berdiri di ruang tunggu Gedung KPK, Jakarta, 2 Mei 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom senior Rizal Ramli merasa terpukul karena tertipu oleh berita bohon atau hoax yang disebar oleh koleganya, Ratna Sarumpaet. Ia pun meminta maaf kepada warganet melalui cuitan di Twitter-nya. 

    Baca: Ratna Sarumpaet Akui Sebar Hoax, Begini Penjelasan Wings Air

    "Saya mohon maaf telah menjadi korban berita tidak benar dari seorang kawan lama, Ratna Sarumpaet," ujar Rizal Ramli seperti dikutip dari akun Twitter-nya @RamliRizal sekitar 13 jam yang lalu, Rabu, 3 Oktober 2018. 

    Rizal Ramli juga menyebut aktivis Ratna Sarumpaet yang sering kali mengambil langkah berseberangan dengan pemerintah itu belakangan terpeleset. "Kawan yang dulu aktif memperjuangkan demokrasi dan keadilan di zaman Orde Baru. Ternyata terpeleset..," seperti dikutip dari cuitan Rizal Ramli di Twitter.

    Sebelumnya beredar kabar Ratna Sarumpaet yang mengaku menjadi korban penganiayan di Bandung, Jawa Barat. Hal ini disampaikan oleh politikus seperti Rachel Maryam melalui cuitan di Twitter dan berkembang menjadi viral. Sejumlah politikus, tak terkecuali Fadli Zon, kemudian menyampaikan empatinya dan mendesak para penegak hukum untuk segera mengambil tindakan.

    Ratna pun sempat mengadu kepada calon presiden Prabowo Subianto pada pertemuan Selasa, 2 Oktober 2018 lalu. Mendengar kabar itu, Rizal Ramli juga mengaku sempat tersulut emosinya. Ia pun meminta Bareskrim Mabes Polri menyelidiki kasus ini lebih jauh. 

    Namun belakangan Kepolisian Daerah Metro Jaya menemukan sejumlah kejanggalan atas pengakuan Ratna Sarumpaet. Hal ini dikuatkan dengan hasil penyelidikan Kepolisian di antaranya bahwa Ratna Sarumpaet di hari yang sama dengan pengakuannya saat dianiaya di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung ternyata tengah berada di Rumah Sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. 

    Ratna Sarumpaet pada akhirnya juga mengaku bahwa cerita penganiayaan itu tidaklah benar. Aktivis perempuan itu pada hari ini mengaku awal dari kabar pemukulan itu sebetulnya hanya untuk berbohong kepada anaknya. "Ternyata saya adalah pencipta hoax terbaik, kebohongan saya telah menghebohkan negeri," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu, 3 Oktober 2018.

    Yang terjadi sebenarnya, kata Ratna Sarumpaet, pada 21 September 2018 ia mendatangi rumah sakit bedah untuk menjalani operasi sedot lemak. Sedot lemak itu dilakukan di pipi, lalu ia pulang dalam kondisi wajah yang lebam. 

    Baca: Klaim Ratna Sarumpaet, Dari Penganiayaan Sampai Penjualan PT DI

    Cuitan Rizal Ramli terkait Ratna Sarumpaet ini pada kelanjutannnya berkembang viral. Sejak diposting pada sekitar 13 jam yang lalu, twit itu mendapat 6.600 klik like dan di-retweet sebanyak 2.400 kali oleh para netizen. Cuitan tersebut juga menuai 1.100 komentar dari warganet.

    ZARA AMELIA | TAUFIQ SIDDIQ 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.