Pertamina Pasok Elpiji Korban Gempa Palu Pakai Kapal TNI

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah bantuan sembako dari Presiden Joko Widodo siap dibagikan kepada warga korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018. ANTARA

    Sejumlah bantuan sembako dari Presiden Joko Widodo siap dibagikan kepada warga korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengirimkan bantuan gas elpiji untuk korban gempa Palu dan Donggala. Menurut Unit Manager Communication and CSR Marketing Operation Region VII PT Pertamina (Persero), Roby Hervindo, pengiriman bantuan dilakukan lewat jalur darat dan laut. "Pengiriman tabung Elpiji 3 kg selanjutnya direncanakan menggunakan KRI (kapal TNI), sebanyak 1.120 tabung dari Makassar," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 2 Oktober 2018.

    Baca juga: Pasca Gempa Palu, Wings Air Buka Penerbangan k Bandara Mutiara

    Selain untuk posko dapur umum, Roby menuturkan, Pertamina juga akan melakukan Operasi Pasar untuk melayani kebutuhan gas untuk rumah tangga. Mulai Selasa 2 Oktober 2018, Pertamina akan melaksanakan Operasi Pasar gas Elpiji 3 kilogram di Korem Palu, Kecamatan Palu Timur, oleh Agen Karya Hast Maju Bersama, sebanyak 560 tabung.

    Truk yang mengangkut pasokan Elpiji 3 kg berangkat dari Mamuju dan akan bergerak menuju Palu. Saat ini, kata Roby, pasokan gas baik subsidi maupun non subsidi telah dikirimkan melalui jalur darat dan laut.

    Roby menuturkan, melalui jalur laut, akan dikirimkan 200 tabung Bright Gas 12 kg dan 50 tabung Elpiji 50 kg dari Balikpapan dan diperkirakan tiba Kamis, 4 Oktober 2018.

    Sementara dari jalur darat, Roby berujar, tiga truk dengan muatan 809 tabung Bright Gas 12 kg, 30 tabung Elpiji 50 kg, 10 regulator tabung 50 kg dan selang telah dikirimkan dari Makassar. Satu truk saat ini sedang dalam perjalanan di Pinrang, dan 2 truk posisinya masih di Pare-pare.

    "Keseluruhan truk berangkat dari kota Makassar tanggal 2 Oktober 2018 sekitar pukul 01.00 dini hari. Selanjutnya mereka akan standby di Mamuju menunggu pengawalan kepolisian,” tutur Roby.

    Roby mengatakan, untuk mempercepat pemulihan pengoperasian SPPBE, hari ini Pertamina juga akan memberangkatkan 18 orang operator dari 7 SPPBE di Sulawesi, dan diperkirakan akan tiba di Kota Palu pada Rabu, 3 Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.