Selasa, 11 Desember 2018

Kemenpan RB: Pengamanan Soal Tes CPNS 2018 Berlapis

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. TEMPO/Fajar Januarta

    Ekspresi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. TEMPO/Fajar Januarta

    Jakarta - Pemerintah memastikan pelaksanaan seleksi CPNS 2018 akan berjalan tertib, dan tidak ada celah bagi pihak-pihak yang bermain curang, termasuk calo. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja menjamin kerahasiaan soal CPNS 2018 dengan pengamanan yang ketat dan berlapis.

    Baca juga: Portal Pendaftaran CPNS 2018 Resmi Dibuka, Ini Imbauan BKN

    “Pengamanan dilakukan berlapis. Seleksi ini sangat transparan, dan lepas dari intrik-intrik,” ujar Setiawan dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Senin, 1 Oktober 2018.

    Setiawan menjelaskan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018 telah memiliki puluhan ribu bank soal yang dienkripsi dan dikunci oleh tiga lembaga negara. Untuk membukanya, kata Setiawan, harus dilakukan oleh tiga lembaga tersebut, tidak bisa hanya oleh satu instansi.

    Ia mencontohkan Kementerian PANRB sebagai salah satu pemegang kunci, tidak bisa membuka soal itu sendiri tetapi  harus bersama dengan instansi pemegang kunci lainnya. “Kami menjaga kerahasiaan soal dengan sistem ini sudah teruji,” kata dia.

    Ia mengatakan soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) akan diacak sehingga peserta satu dengan lainnya yang berada disamping kiri-kanan, depan dan belakang akan mengerjakan soal yang berbeda. Begitu peserta selesai mengerjakan soal dan menekan tombol selesai, jawaban juga akan dikunci dan nilai langsung muncul saat itu juga.

    “Sistem digital seperti ini, tidak memungkinkan adanya calo. Jelas tidak ada celah untuk transaksi di sana,” tutur dia.

    Ia mengatakan selain pengamanan pada penguncian bank soal, pada lokasi tes ada pengamanan berlapis yang disiapkan panitia untuk mencegah berbagi bentuk kecurangan. Lapis pertama, adalah tempat para peserta menunggu ujian yang akan diawasi oleh panitia. Sedangkan lapis kedua adalah ruangan untuk penjelasan CAT. Pada lapis ketiga, sebelum masuk ruang ujian, peserta kembali diperiksa identitasnya untuk memastikan tidak ada kecurangan.

    “Saat masuk ke ruangan lapis kedua ini, panitia atau pengawas melakukan penggeledahan terhadap peserta. Kalau ada peserta yang membawa alat-alat pasti ketahuan. Contoh tahun lalu ada yang ketahuan membawa jimat dan lain-lain, mereka langsung di-black list,” kata Setiawan soal pengamanan pada tes CPNS 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.