Selasa, 23 Oktober 2018

Karena Gempa, Hunian Hotel di Lombok dan Sumbawa Merosot

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Okupansi hunian hotel nol persen pasca ditutupnya jalur Puncak akibat longsor di beberapa titik antara Bogor sampai Cianjur, Jawa Barat, Senin, 19 Februari 2018. Tempo/Sidik Permana

    Okupansi hunian hotel nol persen pasca ditutupnya jalur Puncak akibat longsor di beberapa titik antara Bogor sampai Cianjur, Jawa Barat, Senin, 19 Februari 2018. Tempo/Sidik Permana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa Lombok yang terjadi hampir sebulan menjadikan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel pada bulan Agustus 2018 mengalami penurunan dibandingkan bulan Juni 2018.

    BACA: Gempa Lombok, PUPR Segera Dirikan Bangunan Tahan Gempa

    TPK bulan Agustus 2018 hanya sebesar 28,18 persen, sedangkan TPK hotel bintang bulan Juli 2018 mencapai sebesar 46,56 persen. Ini berarti mengalami penurunan sebesar 18,36 poin. Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan Agustus  2017 sebesar 54,99 persen berarti mengalami penurunan cukup signifikan mencapai 30,61 poin.

    ''Ya menurun hunian kamar hotel berbintang di NTB,'' kata Suntono Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB di aula Kantor BPS NTB, Senin 1 Oktober 2018

    Penurunan juga terjadi pada rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Agustus 2018 tercatat 2,64 hari. Ini mengalami penurunan sebesar 0,63 hari dibandingkan dengan RLM bulan Juni 2018 sebesar 2,01 hari.

    Adapun jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada bulan Agustus 2018 hanya tercatat 36.831 orang yang terdiri dari 27.511 orang tamu dalam negeri (74,69 persen) dan 9.321 orang tamu luar negeri ( 25,31 persen).

    Sedangkan TPK Hotel Non Bintang bulan Agustus 2018 yang dipetik berdasar sampel hotel saja, sebesar 16,48 persen menurun sebesar 11,72 poin dibanding bulan Juni 2018 dengan TPK sebesar 28,20 persen. Jika  dibandingkan dengan bulan Agustus 2017 juga mengalami penurunan sebesar 10,93 poin dari 27,41 persen.

    Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada bulan Agustus 2018 sebesar 1,57  hari, mengalami penurunan 0,36 hari dibandingkan dengan RLM bulan Juni 2018 sebesar 1,93.

    Jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut pada bulan Agustus 2018 turun sebesar 40,26 persen dibandingkan bulan Juli 2018. Sedangkan jumlah penumpang berangkat turun 37,69 persen.

    Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Agustus 2018 sebanyak 153.237 orang, turun sebesar 23,41 persen dari bulan Juli 2018. Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional turun sebesar 36,09 persen menjadi sebanyak 10.948 orang.

    Jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Agustus 2018 melalui penerbangan domestik sebanyak 168.984 orang, turun sebesar 18,03 persen dibandingkan bulan Juli 2018. Demikian halnya dengan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional turun sebesar 51,48 persen dari 21.398 orang menjadi 10.382 orang.

    Simak berita tentang Gempa hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.