Karena Gempa, Hunian Hotel di Lombok dan Sumbawa Merosot

Okupansi hunian hotel nol persen pasca ditutupnya jalur Puncak akibat longsor di beberapa titik antara Bogor sampai Cianjur, Jawa Barat, Senin, 19 Februari 2018. Tempo/Sidik Permana

TEMPO.CO, Jakarta - Gempa Lombok yang terjadi hampir sebulan menjadikan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel pada bulan Agustus 2018 mengalami penurunan dibandingkan bulan Juni 2018.

BACA: Gempa Lombok, PUPR Segera Dirikan Bangunan Tahan Gempa

TPK bulan Agustus 2018 hanya sebesar 28,18 persen, sedangkan TPK hotel bintang bulan Juli 2018 mencapai sebesar 46,56 persen. Ini berarti mengalami penurunan sebesar 18,36 poin. Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan Agustus  2017 sebesar 54,99 persen berarti mengalami penurunan cukup signifikan mencapai 30,61 poin.

''Ya menurun hunian kamar hotel berbintang di NTB,'' kata Suntono Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB di aula Kantor BPS NTB, Senin 1 Oktober 2018

Penurunan juga terjadi pada rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Agustus 2018 tercatat 2,64 hari. Ini mengalami penurunan sebesar 0,63 hari dibandingkan dengan RLM bulan Juni 2018 sebesar 2,01 hari.

Adapun jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada bulan Agustus 2018 hanya tercatat 36.831 orang yang terdiri dari 27.511 orang tamu dalam negeri (74,69 persen) dan 9.321 orang tamu luar negeri ( 25,31 persen).

Sedangkan TPK Hotel Non Bintang bulan Agustus 2018 yang dipetik berdasar sampel hotel saja, sebesar 16,48 persen menurun sebesar 11,72 poin dibanding bulan Juni 2018 dengan TPK sebesar 28,20 persen. Jika  dibandingkan dengan bulan Agustus 2017 juga mengalami penurunan sebesar 10,93 poin dari 27,41 persen.

Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada bulan Agustus 2018 sebesar 1,57  hari, mengalami penurunan 0,36 hari dibandingkan dengan RLM bulan Juni 2018 sebesar 1,93.

Jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut pada bulan Agustus 2018 turun sebesar 40,26 persen dibandingkan bulan Juli 2018. Sedangkan jumlah penumpang berangkat turun 37,69 persen.

Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Agustus 2018 sebanyak 153.237 orang, turun sebesar 23,41 persen dari bulan Juli 2018. Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional turun sebesar 36,09 persen menjadi sebanyak 10.948 orang.

Jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Agustus 2018 melalui penerbangan domestik sebanyak 168.984 orang, turun sebesar 18,03 persen dibandingkan bulan Juli 2018. Demikian halnya dengan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional turun sebesar 51,48 persen dari 21.398 orang menjadi 10.382 orang.

Simak berita tentang Gempa hanya di Tempo.co






Gempa Susulan Cianjur 406 Kali hingga Jumat Pagi, Korban Terdampak 114.683 Jiwa

2 jam lalu

Gempa Susulan Cianjur 406 Kali hingga Jumat Pagi, Korban Terdampak 114.683 Jiwa

Update gempa susulan Cianjur sampai dengan Jumat, 9 Desember 2022, pukul 06.00 WIB, terjadi 406 kali gempa.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Sukabumi, Gempa Susulan, Gempa Pacitan

9 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Sukabumi, Gempa Susulan, Gempa Pacitan

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Kamis 8 Desember 2022, diawali artikel kejadian Gempa M5,8 Sukabumi, Jawa Barat.


BMKG Umumkan Temuan Zona Patahan Cugenang, 1.800 Rumah Diminta Dipindah

18 jam lalu

BMKG Umumkan Temuan Zona Patahan Cugenang, 1.800 Rumah Diminta Dipindah

"Sudah kami sampaikan sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk dikosongkan dari peruntukan permukiman," kata Kepala BMKG.


Gempa Sukabumi Pagi Ini Dirasakan Terkuat di Bandung, Ini Data BMKG

1 hari lalu

Gempa Sukabumi Pagi Ini Dirasakan Terkuat di Bandung, Ini Data BMKG

Gempa Sukabumi tak terkecuali menggetarkan kembali wilayah Cianjur. BMKG jelaskan pemicunya.


Gempa M5,8 Sukabumi Terasa hingga Jakarta Pagi Ini

1 hari lalu

Gempa M5,8 Sukabumi Terasa hingga Jakarta Pagi Ini

Gempa kembali terjadi di Jawa Barat.


Pakar Gempa UGM: Rentetan Gempa Baru Tak Saling Berkaitan

1 hari lalu

Pakar Gempa UGM: Rentetan Gempa Baru Tak Saling Berkaitan

Pakar Gempa UGM menyebut gempa-gempa yang muncul belakangan tidak berkaitan satu sama lain.


Sekolah Roboh Akibat Gempa Cianjur, Siswa Mulai Belajar Tatap Muka di Tenda

2 hari lalu

Sekolah Roboh Akibat Gempa Cianjur, Siswa Mulai Belajar Tatap Muka di Tenda

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Cianjur mempersiapkan tenda sekolah untuk proses belajar mengajar siswa yang terdampak gempa Cianjur.


Tiga Hari Pencarian Korban Nihil, Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang hingga 20 Desember

2 hari lalu

Tiga Hari Pencarian Korban Nihil, Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang hingga 20 Desember

Tim SAR akan terus melakukan pencarian terhadap korban gempa Cianjur yang hingga saat ini dinyatakan hilang. Pencarian dilakukan hingga 20 Desember.


Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

2 hari lalu

Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

BMKG sebut jenis gempa seperti yang menggoyang Jember hari ini berpotensi menimbulkan tsunami.


Info Gempa Terkini BMKG: Setelah Jember lalu Gorontalo

2 hari lalu

Info Gempa Terkini BMKG: Setelah Jember lalu Gorontalo

BMKG masih merekam gempa susulan di Cianjur.