Gempa Palu, Jokowi Janji Bandara Selesai Diperbaiki Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kedua kanan), didampingi Menkopolhukam Wiranto (kedua kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri), dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (kiri), mengunjungi lokasi gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. ANTARA/Biropers-Kris

    Presiden Jokowi (kedua kanan), didampingi Menkopolhukam Wiranto (kedua kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri), dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (kiri), mengunjungi lokasi gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. ANTARA/Biropers-Kris

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan aktivitas penerbangan di Bandara Sis Al-Jufri Palu Sulawesi Tengah diharapkan dapat normal kembali dalam waktu seminggu. Dia berharap sepekan setelah  gempa Palu, kehidupan masyarakat akan kembali normal.

    Baca: Pengungsi Gempa dan Tsunami Palu Kekurangan Makanan dan Air

    "Kemarin bandara sudah bisa dipakai meskipun baru 2.000 meter. Namun dalam waktu seminggu akan diselesaikan sehingga normal kembali kehidupan sehari-hari masyarakat di sana," kata Presiden Jokowi usai Upacara Peringaran Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta Timur, Senin, 1 Oktober 2018.

    Menurut Jokowi, keberadaan bandara sangat vital karena berbagai kebutuhan masyarakat dikirim melalui bandara. Bantuan berupa makanan, air minum, dan kebutuhan lain seperti bahan bakar minyak untuk korban gempa Palu, harus dikirim melalui bandara tersebut.

    Akibat bandara belum normal, kata Jokowi, pengiriman bahan bakar minyak terkendala. Sedangkan jalur darat juga putus karena ada jembatan runtuh dan tanah longsor.

    Jokowi menyebutkan bahwa kondisi di Palu dan sekitarnya masih darurat. Evakuasi terhadap korban gempa Palu dan tsunami belum selesai.

    "Evakuasi belum selesai, banyak tempat-tempat yang tidak bisa dilakukan evakuasi karena alat berat belum ada, tapi tadi malam alat berat mulai masuk ke Palu," katanya.

    Sementara mengenai jaringan telekomunikasi, Presiden Jokowi mengatakan lebih dari 1.000 base transceiver station atau menara telekomunikasi dalam keadaan rusak. "Sudah kami mulai proses perbaikan tapi akan memakan waktu," katanya.

    Presiden menyebutkan hingga saat ini masih menunggu laporan kondisi di daerah lain yang juga terdampak gempa dan tsunami. "Ini juga akan dilihat misalnya keadaan Donggala seperti apa, kami juga lihat keadaan di Parigi Moutong, Sigi seperti apa. Semuanya memang belum kelihatan dan evakuasi masih berjalan," kata Jokowi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.