Menjelang Rilis Data BPS, IHSG Melemah Tipis 0,2 Persen Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 1 Oktober 2018, dibuka melemah tipis di tengah menanti data ekonomi domestik.

    Baca juga: IHSG Ditutup Lanjutkan Penguatan 0,8 Persen Hari Ini

    IHSG dibuka melemah 12,05 poin atau 0,2 persen menjadi 5.964,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,47 poin atau 0,26 persen menjadi 943,68.

    "Sebagian investor menanti sejumlah data ekonomi nasional yang dirilis hari ini seraya mengambil posisi jual saham menahan pergerakan IHSG," kata Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin.

    Hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi September 2018, Indeks Harga Perdagangan Besar September 2018, Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Gabah September 2018, dan Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Agustus 2018.

    Menurut Reza, tampaknya tidak sepenuhnya investor keluar dari pasar dengan menjual sahamnya mengingat pelemahan IHSG relatif terbatas.

    "Pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang positif diikuti dengan investor asing di dalam negeri yang melanjutkan aksi belinya membantu IHSG bertahan," katanya.

    Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan kepastian kenaikan suku bunga the Fed menjadi salah satu faktor yang menahan tekanan IHSG lebih dalam.

    "Selain faktor itu, kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia dalam mengikuti perkembangan dari tren kenaikan suku bunga AS juga masih diapresiasi investor," katanya.

    Selain IHSG, bursa regional di antaranya indeks Nikkei menguat 131,62 poin (0,55 persen) ke 24.251,66, indeks Kospi melemah 5,45 poin (0,23 persen) ke 2.338,02, dan indeks Strait Times menguat 0,62 poin (0,02 persen) ke posisi 3.257,62.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.