Gempa Palu, Sri Mulyani: 13 Jajaran Dirjen Pajak Belum Ada Kabar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Status facebook Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. facebook.com

    Status facebook Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru saja mengunggah di akun instagram pribadinya @smidrawati, foto-foto kantor Direktorat Jenderal Pajak di Palu, Sulawesi tengah. Dia mengatakan ada 13 jajaran Dirjen Pajak yang belum dapat ditemukan kabar dan kondisinya.

    BACA: Gempa Palu, Sri Mulyani: Pemerintah Siapkan Dana Rp 560 Miliar

    "Hingga pagi ini belum dapat dihubungi. Kami terus berusaha dan berdoa mencari seluruh jajaran Kemenkeu dan keluarganya - semoga semuanya dapat segera dihubungi," ujar Sri Mulyani dalam keterangan foto tersebut, Ahad, 30 September 2018.

    Kemenkeu, kata Sri Mulyani, bekerja keras untuk memberikan dukungan maksimal kepada seluruh pegawai dan keluarganya yang mengalami dampak bencana alam.

    Sri Mulyani menuturkan kementeriannya segera melakukan identifikasi seluruh jajaran keluarga yang bertugas di daerah terdampak.

    Gempa Donggala berkekuatan 7,7 skala Richter (SR), yang kemudian dimutakhirkan menjadi 7,4 SR, mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada pukul 17.02 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa tersebut berada di 0.18 Lintang Selatan dan 119.85 Bujur Timur atau 27 kilometer timur laut Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut juga disertai tsunami setinggi 1,5-2 meter.

    Suasana ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu sangat sepi dan lumpuh. Toko-toko tutup. Dampak gempa tersebut juga terasa pada sektor perekonomian, terlihat warga antre membeli minyak tanah pada mobil tangki BBM. Sementara itu gas elpiji sangat langka di pasaran. Begitu juga kondisi jaringan listrik dan jaringan telekomunikasi tidak berfungsi dengan baik.

    Masyarakat terlihat berebut BBM di SPBU dan memborong bahan pokok di sejumlah mini market. Ribuan warga lainnya masih bertahan di luar rumah dan lapangan terbuka untuk menghindari adanya gempa susulan. Petugas Basarnas dan tim gabungan penyelamat terus bekerja melakukan penyelamatan baik warga yang selamat maupun jenazah masih terjebak di rerentuhan gedung.

    Simak terus berita tentang Sri Mulyani hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.