Tito Karnavian: Calo-Calo CPNS Kita Sikat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (kedua kiri), bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kanan), saat  Apel Operasi Kepolisian Terpusat pengamanan penyelenggara Pemilu 2019 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa, 18 September 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (kedua kiri), bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kanan), saat Apel Operasi Kepolisian Terpusat pengamanan penyelenggara Pemilu 2019 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa, 18 September 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafrudin menandatangani nota kesepahaman dengan Kepolisian RI untuk pengamanan keberlangsungan pendaftaran hingga pasca perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

    BACA: BKN Imbau Pendaftar CPNS Tak Gunakan Gawai Saat Registrasi di sccn.bkn.go.id

    Kepala Kepolisian RI Tito Karnavian menuturkan akan mengerahkan timnya untuk mengamankan proses perekrutan CPNS. Terutama kemungkinan kecurangan yang dapat terjadi. "Agar proses rekrutmen itu bisa bersih, transparan, calo-calo kita sikat nanti," kata dia di Kantor Kemenpan RB, Jumat, 28 September 2018.

    Keamanan yang diberikan, kata Tito, mulai dari kemanan teknologi hingga keamanan di lapangan. Menurutnya, perekrutan CPNS merupakah hajat besar negara, sehingga harus diberi keamanan secara maksimal.

    Menteri Pan-RB Syafruddin mengatakan membutuhkan tambahan pengamanan dalam keberlangsungan perekrutan CPNS. "Tentu secara spesifik bukan hanya pengaman, tapi proses setelah pelaksanaan," ujar dia.

    Sekitar 5 juta orang, kata Syafruddin, berminat untuk mengikuti CPNS. Padahal, kursi yang disediakan pemerintah hanya 235.018, sehingga pengamanan pasca CPNS juga dibutuhan.

    Untuk mengantisipasi lonjakkan pendaftaran online CPNS, kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana, telah meningkatkan bandwidth situs Kependudukan dan Catatan sipil sebanyak 10 megabyte per detik. "Sebelumnya hanya 2 megabyte per detik," tutur dia.

    Selain itu, situs sscn.bkn.gov.id juga telah ditingkatkan menjadi 4 megabyte per detik. Bima menuturkan, setidaknya setiap menit ada 6.000 akun baru yang mendaftar di situs mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.