Jadi Emiten Ke-600 di BEI, CITY Raup Rp 312 Miliar

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Natura City Developments Tbk menjadi emiten ke-600 yang melantai di BEI. Direktur Utama BEI Inarno Djajadi (keempat dari kiri) dan Direksi BEI lainnya mengikuti acara pencatatan perdana dilaksanakan hari ini, Jumat, 28 September 2018 (Y. Tomi Aryani / Tempo).

    PT Natura City Developments Tbk menjadi emiten ke-600 yang melantai di BEI. Direktur Utama BEI Inarno Djajadi (keempat dari kiri) dan Direksi BEI lainnya mengikuti acara pencatatan perdana dilaksanakan hari ini, Jumat, 28 September 2018 (Y. Tomi Aryani / Tempo).

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Natura City Developments Tbk. hari ini melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia atau BEI. Direktur Utama perusahaan dengan kode saham CITY, Elfi Darlis mengatakan langkah korporasi untuk melakukan IPO karena perusahaan melihat tingginya minat investor.

    Baca: IHSG Dibuka Menguat di Level 5.930,6

    "Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk pembayaran kewajiban sehubungan dengan pengembangan usaha, tambahan perolehan tanah, dan modal kerja," kata Elfi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat, 28 September 2018.

    PT Natura City Developments menjadi perusahaan tercatat atau emiten ke-600 yang melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Angka ini merupakan capaian baru yang diperoleh Bursa Efek Indonesia sejak diaktifkan kembali pada 1977.

    Menurut Elfi penambahan modal melalui IPO rencananya juga akan digunakan untuk ekspansi bisnis lewat akuisisi tanah. Adapun rencana akuisisi tambahan tanah tidak hanya berlokasi di sekitar kawasan pengembangan Serpong Natura City, tetapi juga di kawasan lain yang akan dikembangkan oleh perusahaan yang dinilai potensial.

    Dalam pengembangan usaha, kedepan perusahaan juga menjajaki untuk merambah ke daerah lainnya di Jawa Barat dan Sumatera. Hal ini di dorong dengan semakin bertumbuhnya perekonomian dan semakin meratanya pertumbuhan dan pengembangan daerah-daerah sehingga membuka peluang untuk mengembangkan usaha di daerah lain. "Dengan dilakukannya proses akuisisi tanah baru tersebut, diharapkan pendapatan dari Natura City dapat terus meningkat," kata Elfi.

    Elfi mengatakan dalam penawaran perdana ini, CITY menawarkan sebanyak 2,6 miliar saham baru pada harga Rp 120 per lembarnya. Total dana yang diperoleh perseroan dari IPO ditargetkan mencapai Rp 312 miliar. 

    Selain melakukan penawaran saham, perusahaan juga melalukan penerbitan sebanyak 975 juta waran Seri I. Yang berarti untuk setiap 8 (delapan) saham IPO para investor memperoleh 3 (tiga) waran Seri l.

    Baca: Dirut BEI Yakin IHSG Kembali Tembus 6.000 di Akhir Tahun

    Adapun secara keuangan untuk periode Desember 2017, Natura City mencatatkan pendapatan sebesar Rp 246 miliar. Laba usaha dicatatkan sebesar Rp 103 miliar dan laba bersih Rp 105 miliar, dengan margin laba usaha dan laba bersih sekitar 43 persen.

    Simak berita menarik lainnya terkait BEI di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.