Rupiah Lanjutkan Pelemahan ke 14.944 per Dolar AS Pagi Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas money changer menghitung mata uang dolar. Rupiah semakin tertekan terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat, di level Rp14.060 per Dolar AS. Jakarta, 25 Agustus 2015. TEMPO/Subekti

    Petugas money changer menghitung mata uang dolar. Rupiah semakin tertekan terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat, di level Rp14.060 per Dolar AS. Jakarta, 25 Agustus 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahannya terhadap dolar AS pada perdagangan pagi hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah 21 poin atau 0,14 persen di level Rp 14.944 per dolar AS.

    Baca: Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Jeblok ke Rp 14.908 per Dolar AS

    Adapun pada perdagangan kemarin, rupiah berakhir terdepresiasi 12 poin atau 0,08 persen di posisi Rp 14.923 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS pagi ini terpantau lanjut naik 0,09 persen atau 0,084 poin ke level 94,978 pada pukul 08.08 WIB.

    Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan penguatan 0,123 poin atau 0,13 persen di level 95,017, setelah pada perdagangan kemarin. Artinya dolar berakhir menguat 0,74 persen atau 0,701 poin di posisi 94,894.

    Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri memperkirakan rupiah masih akan melemah terbatas terhadap dolar Amerika Serikat hari ini. Ia memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.878 - Rp 14.990 per dolar AS

    "Rupiah masih melemah terbatas, karena setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan, Bank Indonesia turut merespons dengan kenaikan BI 7 DRR sebesar 25 bps ke 5,75 persen," kata Reny saat dihubungi Jumat, 28 September 2018.

    Sedangkan analis Panin Sekuritas William Hartanto juga memperkirakan rupiah akan menguat hari ini. Ia memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.800 - 14.990 per dolar AS. "Hari ini prediksi menguat, secara teknikal ada pola hanging man yang menjadi sinyal turun bagi dolar AS," katanya.

    William mengatakan faktor yang mempengaruhi pergerakan hari ini masih kelanjutan dari suku bunga. "Sisanya dari agenda ekonomi hari ini tidak ada yang berpengaruh signifikan," kata Wiiliam.

    Kemarin, 27 September 2018 Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 26-27 September 2018 memutuskan untuk menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poinmenjadi 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50 persen.

    Baca: Perry Warjiyo: Tahun Depan Dolar Bakal Punya Saingan

    Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp 14.919 pada Kamis, 27 September 2018. Angka tersebut menunjukkan penguatan 19 poin dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 14.938 pada penutupan Rabu, 26 September 2018.

    BISNIS | HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.