Sri Mulyani Tersenyum Ditanya Soal Klaim Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan Devi Pandjaitan di Pameran Ulos di Museum Tekstil, Jakarta, Rabu, 19 September 2018. (Tempo/Yatti Febri Ningsih).

    Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan Devi Pandjaitan di Pameran Ulos di Museum Tekstil, Jakarta, Rabu, 19 September 2018. (Tempo/Yatti Febri Ningsih).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani enggan menanggapi soal pemblokiran duit yang diungkapkan Ratna Sarumpaet.

    Baca juga: Ratna Sarumpaet: Pemblokiran Duit Raja Bisa Sampai Rp 1.000 T

    Usai acara Hari Ulang Tahun Indonesia Eximbank ke-9 di gedung Kementerian Keuangan, Senin, 24 September 2018, para wartawan menghampiri Sri Mulyani. Awalnya, Sri Mulyani menjawab pertanyaan soal pajak obligasi, soal kedatangan Menteri Muda Inggris, dan dana bantuan BPJS.

    "Soal Ratna Sarumpaet bu," tanya seorang wartawan. Pertanyaan tersebut juga ditimpali wartawan lainnya. Terdengar terdapat 4 pertanyaan soal Ratna Sarumpaet.

    Namun, Sri Mulyani langsung berjalan menuju lift dengan tersenyum. Dia tak mengeluarkan sepatah kata pun.

    Sebelumnya Ratna Sarumpaet menceritakan pangkal mula pemblokiran duit Rp 23,9 triliun di rekening seorang warga bernama Ruben P.S. Marey untuk pembangunan di Papua. Kementerian Keuangan sempat disebut-sebut Ratna dalam masalah tersebut.

    Ratna mengatakan kasus itu adalah satu dari beberapa laporan yang masuk ke Ratna Sarumpaet Crisis Center. "Saya ajukan adalah Ruben, karena dia lebih mudah komunikasi dengan saya karena lokasinya di Jakarta," ujar Ratna kepada Tempo, Rabu, 19 September 2018.

    Ruben, kata Ratna, adalah salah satu keturunan raja nusantara yang diberi amanat untuk memegang fulus dari raja-raja dari segala penjuru nusantara. Selain Ruben, ada enam orang lainnya yang semestinya memegang dana donasi tersebut. Berdasarkan cerita Ratna, uang Rp 23,9 triliun itu diamanatkan kepada Ruben sejak 2011 oleh Bank Dunia.

    Bank Dunia sebelumnya membantah pernyataan Ratna tentang adanya transfer Rp 23,9 triliun ke seorang bernama Ruben P.S. Marey. Dalam keterangan resminya, Bank Dunia menyatakan tak pernah melakukan transaksi keuangan dengan pihak perorangan di Indonesia.

    "Terkait dengan tuduhan yang keliru baru-baru ini, bahwa Bank Dunia terlibat transaksi keuangan dengan pihak perorangan di Indonesia, dengan ini Bank Dunia Kantor Jakarta memberikan klarifikasi bahwa tuduhan tersebut tidak benar," demikian ditulis Bank Dunia dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 21 September 2018.

    Kementerian Keuangan yang dipimpin Sri Mulyani pun sebelumnya membantah klaim Ratna Sarumpaet bahwa pemerintah memblokir duit Rp 23,9 triliun di rekening seorang warga bernama Ruben P.S. Marey. "Pernyataan tersebut sama sekali tidak benar dan ngawur," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti kepada Tempo.

    CAESAR AKBAR | RYAN DWIKY ANGGRIAWAN | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.