Data Belum Lengkap, BKN: Pendaftaran CPNS 2018 Tak Diundur Lagi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai negeri sipil (PNS) bermain telepone genggam saat mengikuti Upacara Peringatan HUT Korpri ke-44 di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Lapangan Eks Irti Monas, Jakarta, 30 November 2015. Dalam pidatonya saat memimpin upacara Wakil Gubernur DKI Djarot Syaiful mengatakan, Korpri harus Memberikan pelayanan publik untuk masyakarat yang berdaya dan sejahtera secara hakiki. TEMPO/Subekti

    Pegawai negeri sipil (PNS) bermain telepone genggam saat mengikuti Upacara Peringatan HUT Korpri ke-44 di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Lapangan Eks Irti Monas, Jakarta, 30 November 2015. Dalam pidatonya saat memimpin upacara Wakil Gubernur DKI Djarot Syaiful mengatakan, Korpri harus Memberikan pelayanan publik untuk masyakarat yang berdaya dan sejahtera secara hakiki. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Wibisana optimistis pendaftaran calon pegawai negeri sipil 2018 atau CPNS 2018 tetap bisa dilaksanakan tanggal 26 September 2018 kendati masih ada pemerintah daerah dan kementerian/lembaga yang belum selesai menyetor datanya ke Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN).

    Baca juga: 8 Kementerian Buka Formasi Pendaftaran CPNS untuk Sarjana Hukum

    "Per hari Minggu sore, 514 dari 525 Pemda sudah masuk ke SSCN dan 73 dari 76 kementerian/lembaga juga sudah masuk. Saya tidak hafal mana yang belum," ujar Bima kepada Tempo, Senin, 24 September 2018. Bima enggan menjelaskan apa konsekuensi apabila masih ada yang belum rampung memasukkan datanya ke SSCN hingga 26 September mendatang.

    Selain soal data, Bima mengatakan persiapan pembukaan pendaftaran CPNS 2018 hampir selesai. Ia berujar masih ada beberapa kekurangan sebelum hari pembukaan pada 26 September mendatang.

    "Persiapan masih ada beberapa minor teknis yang perlu ditambah, seperti kapasitas bandwidth. Insya Allah bisa semua tanggal 26 September," ujar Bima.

    Sebelumnya, salah satu penyebab diundurnya waktu pendaftaran CPNS 2018 ke 26 September ialah belum lengkapnya data-data yang dimasukkan oleh kementerian dan pemerintah daerah ke dalam sistem. Kala itu, kelengkapan data tersebut belum mencapai 50 persen.

    Kepala Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara Mohammad Ridwan mengimbau kementerian dan pemerintah daerah segera memasukkan data pegawai yang dibutuhkan di kelembagaannya. "Oleh karena itu, kami ingin ingatkan pejabat pembina kepegawaian di pusat dan daerah segera memasukkan informasi formasinya dan jabatannya serta persyaratannya ke website sscn.bkn.go.id," ucapnya di kantor BKN, Kamis, 20 September 2018.

    BKN berharap para instansi pemerintah tersebut dapat menyelesaikan input data mereka sebelum tanggal 26. Ridwan berujar, jika mereka telat memasukkan data, akan mengurangi potensi mendapatkan pekerja terbaik. "Kalau terlambat, bisa jadi kita tinggal. Tapi kita coba dulu, kan masih ada waktu 5-6 hari lagi ya sebelum tanggal 26 September," tuturnya.

    Pendaftaran CPNS akan dibuka pada 26 September 2018. Ridwan menuturkan saat ini masih dilakukan persiapan terkait data-data dari tiap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

    Ada 8.420 pekerjaan yang ditawarkan pemerintah. Dengan banyaknya lowongan tersebut, Ridwan mengatakan beberapa instansi masih melakukan persiapan. Untuk di pemerintah daerah, hal tersebut terkait dengan gubernur yang baru dilantik.

    Pendaftaran CPNS 2018 nantinya diakses lewat situs www.sscn.bkn.go.id. Ridwan meminta para calon peserta menyiapkan segala data yang dibutuhkan. Setidaknya ada 2,4 juta pelamar pada CPNS 2017.

    CAESAR AKBAR | CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.