Waspada, Ini Modus Penipuan Berkedok Petugas Pajak

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Poso mengadakan sosialisasi terkait tarif khusus pajak penghasilan bagi UMKM di Poso pada Kamis, 26 Juli 2018. (dok. Dirjen Pajak)

    Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Poso mengadakan sosialisasi terkait tarif khusus pajak penghasilan bagi UMKM di Poso pada Kamis, 26 Juli 2018. (dok. Dirjen Pajak)

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Ditjen Pajak. Menurut Hestu, penipuan berkedok petugas pajak dilakukan dengan meminta informasi nomor KTP dan identitas lainnya melalui call center pajak.

    BACA: Sri Mulyani: Hingga Agustus, Penerimaan Perpajakan Capai Rp 907 T

    Dia mengatakan, Ditjen Pajak tidak pernah meminta informasi tersebut kepada wajib pajak. "Ditjen Pajak tidak melakukan permintaan informasi nomor KTP dan identitas lainnya melalui call center pajak," kata Hestu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 22 September 2018.

    Hestu menjelaskan Ditjen Pajak memiliki saluran komunikasi berupa kring pajak dengan nomor telepon (021)1500200. Kontak tersebut akan menyampaikan informasi mengenai program dan layanan perpajakan.

    Selain itu, informasi mengenai perpajakan, kata Hestu, dapat diakses melalui www.pajak.go.id. "Berbagai informasi mengenai pajak, dapat dilihat di situs tersebut," kata Hestu.

    Jika ada oknum yang mengatas namakan Ditjen Pajak, Hestu menyarankan untuk segera menghubungi kring pajak. Hestu mengatakan, jika wajib pajak ingin memperbaiki data, dia mengimbau untuk segera menghubungi kantor pelayanan pajak terdekat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.