Ridwan Kamil Lobi Pembiayaan Infrastruktur ke ADB Indonesia

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan pidato di hadapan tamu undangan seusai serah-terima jabatan di Bandung, Kamis, 6 September 2018. Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum akan menyampaikan visi-misinya di depan anggota DPRD Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dengan ADB’s Indonesia Country Director, Winfried Wicklein di Gedung Sate, Bandung, hari ini, Jumat, 21 September 2018. “Kedatangannya ingin mendengarkan kebutuhan infrastruktur Jawa Barat yang akan kami kerjakan selama lima tahun,” kata Ridwan selepas pertemuan itu, Jumat, 21 September 2018.

Baca juga: Ridwan Kamil Pimpin Pelantikan Kepala Daerah Tahap Pertama

Ridwan Kamil mengatakan, program “ngabred”-nya sulit terwujud jika mengandalkan APBD. “Kita sudah meyakini, Jawa Barat ini kalau pakai pola konvensional, APBD yang cuma segitu-gitunya, mimpinya sangat lambat. Saya ingin ‘ngabred’, istilah ‘ngabred’ saya itu dengan cara merekayasa pendanaan pembangunan,” kata dia.

Ridwan mengatakan, keterbatasan APBD memaksanya untuk mencari sumber pembiayaan lain untuk menyokong pembiayaan pembangunan di Jawa Barat. “Kebutuhan mendasar adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tapi rasio infrastruktur kita masih kurang bagus. Maka penambahan jalan tol, transportasi berbasis kereta api, kemudian penambahan bandara jadi prioritas. Ketiga itu akan menjadi prioritas,” kata dia.

Menurut Ridwan, lembaga seperti ADB bisa menjadi solusi bagi pemerintah daerah untuk mencari sumber pendanaan. Sedikitnya ada tiga cara yang bisa ditempuh untuk memanfaatkan dana dari lembaga seperti  ADB.

“Dapat pinjaman langsung seperti kita pinjam ke bank, kita belanjakan. Atau lewat BUMD, misalkan ngasih pinjam ke Jasa Sarana, lalu Jasa Sarana yang akan bangun. Atau lewat BUMN,” kata dia.

Opsi pertama tidak memungkinkan. Pemerintah daerah tidak bisa mendapatkan pinjaman langsung dari ADB. “Kalau di negara lain ADB boleh memberi pinjaman ke pemerintah daerah. Hanya di Indonesia ADB hanya sampai ke pemerintah pusat,” kata Ridwan.

Sementara dua opsi lainnya bisa ditempuh lewat skema KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha).  Tapi dia mengakui, kendala ada pada aturan. “Saya lima tahun jadi walikota, betapa susahnya menggolkan KPBU karena lebih ke regulasi internal Indonesia (hambatannya) kira-kira.  Tapi kalau itu sudah terurai, sumber uang banyak. Ada ADB, World Bank, World Bank versi Tiongkok, dan lain sebagainya. Jadi semangat saya sampai Desember ini mengurai opsi-opsi itu,” kata Ridwan.

Ridwan berencana melobi Menteri Keuangan Sri Mulyani. “Nanti mau lobi Ibu Menteri, dipermudah pinjam langsung, boleh tidak? Atau tadi lewat BUMD atau BUMN. Dari pengalaman mereka (ADB), meminjamkan ke BUMN paling cepat. Contoh setiap tahun Rp 8 triliun pinjaman ADB buat PLN karena sangat visible,” kata dia.

Salah satu persiapan yang dilakukan, di antaranya mengevaluasi kinerja BUMD milik Jawa Barat. “Lagi diaudit sama saya sampai Desember. Sedang dirapatkan, mana yang sehat. Saya titip untuk dikategorisasikan mana yang hijau, kuning, dan merah,” kata Ridwan.

Ridwan mengatakan, pembicaraan lebih lanjut dengan ADB akan dilakukan pada Oktober 2018 nanti. “ADB sangat bersemangat. Rencananya spesial akan mengundang seluruh direktur se-dunia-nya ke Jawa Barat di tanggal 17-18 Oktober,” kata dia.

Wicklein Winfried, ADB’s Indonesia Country Director, mengatakan, kunjunganya selain ingin memberi selamat atas pelantikan Ridwan, juga untuk saling bertukar pandangan soal program prioritas gubernur Jawa Barat. Dia juga menjelaskan kipra ADB di Indonesia. “Kami menemukan banyak persamaan. Kami berharap bisa bekerja sama di masa mendatang,” kata dia.

Winfried setuju dengan fokus pilihan Ridwan untuk mengembangkan infrastruktur dan konektivitas.  “Kami setuju. Itu sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, sekaligus untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkecil kesenjangan yang terjadi antara utara dan selatan Jawa Barat,” kata dia.

Dia mengaku, pertemuan dengan Ridwan Kamil belum membicarakan spesifik soal proyek infrastruktur. “Kami berbicara di level program strategis. Kami mengerti, gubernur baru menjabat dua minggu, dia lebih banyak berbicara soal program prioritasnya, tapi dia juga menyampaikan keinginan kuatnya untuk bekerja secepatnya. Kesan itu yang kami tangkap,” kata Winfried.  






Ingatkan Gempa Cianjur Bukan Wisata Bencana, Ridwan Kamil: Di Taman Safari atau IG Mantan Saja

1 jam lalu

Ingatkan Gempa Cianjur Bukan Wisata Bencana, Ridwan Kamil: Di Taman Safari atau IG Mantan Saja

Ridwan Kamil menyentil membeludaknya orang yang berdatangan hanya untuk melihat-lihat lokasi bencana Gempa Cianjur.


RAPBD DKI Bengkak Jadi Rp 83,78 Triliun, Ini 3 Program Prioritas Heru Budi Hartono

9 jam lalu

RAPBD DKI Bengkak Jadi Rp 83,78 Triliun, Ini 3 Program Prioritas Heru Budi Hartono

RAPBD DKI Jakarta 2023 telah disepakati DPRD dan Pemprov DKI Jakarta senilai Rp 83,78 triliun atau naik Rp 1,2 triliun dari MoU KUA-PPAS 2023.


Pemkab Kediri Dorong Seniman dan Budayawan Melek Digital

13 jam lalu

Pemkab Kediri Dorong Seniman dan Budayawan Melek Digital

Kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku seni dan budaya.


Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

16 jam lalu

Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin 28 November 2022, dimulai dari OJK yang resmi memperpanjang restrukturisasi kredit


Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

1 hari lalu

Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerbitkan Surat Keputusan Nomor 561/Kep.752-Kesra/2022 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat tahun 2023.


UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

1 hari lalu

UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 sebesar Rp1.986.670,17.


Kisruh SDN Pondokcina 1, PSI Depok Minta Ridwan Kamil Intervensi: Ini Darurat Pendidikan

1 hari lalu

Kisruh SDN Pondokcina 1, PSI Depok Minta Ridwan Kamil Intervensi: Ini Darurat Pendidikan

Kisruh relokasi SDN Pondokcina 1 masih belum selesai, Pemerintah Kota Depok masih tak bergeming dengan aksi penolakan orang tua dan bersikeras mengosongkan bangunan.


MRT Jakarta Buka Lowongan Insinyur Infrastruktur Teknologi Informasi, Ini Kriterianya

2 hari lalu

MRT Jakarta Buka Lowongan Insinyur Infrastruktur Teknologi Informasi, Ini Kriterianya

PT MRT Jakarta (Perseroda) membuka lowongan kerja posisi Information Technology Infrastructure Engineer atau Insinyur Infrastruktur Teknologi Informasi.


Puluhan Ribu Rumah Rusak Pasca-Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Akan Belajar dari Jepang

3 hari lalu

Puluhan Ribu Rumah Rusak Pasca-Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Akan Belajar dari Jepang

BRIN mencatat, lebih dari 80 persen rumah di zona kegempaan tinggi adalah rumah rakyat. Seperti di Cianjur, rumah rakyat kebanyakan tak tahan gempa.


Xi Jinping Sampaikan Duka Cita ke Jokowi Atas Gempa Cianjur, Cina Siapkan Bantuan

5 hari lalu

Xi Jinping Sampaikan Duka Cita ke Jokowi Atas Gempa Cianjur, Cina Siapkan Bantuan

Tak hanya pemerintah Cina, pemerintah Jepang juga telah menyiapkan bantuan untuk penanganan bencana gempa Cianjur