Moeldoko Jawab Budi Waseso, Stok Beras Bulog Akan Berkurang

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengemasan beras saset 200 gram, Beras Kita, di Gudang Banjar Kemantren Perum BULOG Subdivre Surabaya Utara, Buduran, Sidoarjo Jumat, 6 Juli 2018. TEMPO/ Candrika Radita Putri

    Pengemasan beras saset 200 gram, Beras Kita, di Gudang Banjar Kemantren Perum BULOG Subdivre Surabaya Utara, Buduran, Sidoarjo Jumat, 6 Juli 2018. TEMPO/ Candrika Radita Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Presiden Moeldoko memperkirakan stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) akan berkurang dalam beberapa pekan mendatang. "Kalau Pak Budi Waseso mengatakan sekarang masih penuh, minggu depan atau dua minggu lagi berkurang karena kebutuhan memenuhi pasar," kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

    Baca: Budi Waseso - Enggar Ribut Soal Impor Beras, Jokowi Akan Jelaskan

    Moeldoko menuturkan, gudang beras Bulog tidak statis. Ia yakin dengan perkiraannya itu karena beras selalu keluar masuk gudang. Menurut Moeldoko, pergerakan tersebut harus dilakukan untuk menyeimbangkan harga di pasar.

    Bulog, kata Moeldoko, harus menjadi penyeimbang harga di pasar. "Begitu harga di pasar tinggi, Bulog harus segera menebar beras. Jangan sampai nanti terlalu sepenuhnya dikendalikan oleh pasar. Sehingga sebenarnya kondisi di gudang itu in-out in-out," ujarnya.

    Moeldoko pun membenarkan bahwa kondisi gudang Bulog saat ini penuh karena kedatangan barang impor yang lalu, ditambah jumlah panen petani yang cukup banyak. Tapi, mengingat tugas Bulog sebagai penyeimbang pasar, Moeldoko yakin stok gudang Bulog akan berkurang.

    Kepala Bulog Budi Waseso sebelumnya mengatakan harus menyewa gudang milik TNI AU untuk menyimpan stok beras. Sebab, gudang miliknya saat ini menyimpan 2,2 juta ton beras. Ia menjelaskan, sebenarnya kemampuan penyimpanan gudang Bulog mencapai 3 juta ton.

    Baca: Gudang Bulog Penuh, Mendag: Itu Urusan Bulog

    Namun, Bulog harus menyewa gudang TNI AU untuk menyimpan stok beras karena beberapa gudang penyimpanan Bulog ada yang rusak. Selain itu, Budi Waseso mengatakan bahwa stok beras yang dimiliki pedagang di pasar masih banyak. Sehingga, belum ada alasan bagi Bulog untuk melakukan impor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?