Dikira Dapat Hadiah Rp 32 Juta, Ternyata Rp 1 Miliar dari Gojek

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemenang undian Go-Points Go-Lucky di Restoran The Hook, Jakarta, 19 September 2018. TEMPO/Candrika Radita Putri

    Para pemenang undian Go-Points Go-Lucky di Restoran The Hook, Jakarta, 19 September 2018. TEMPO/Candrika Radita Putri

    TEMPO.CO, Jakarta -Perusahaan penyedia jasa transportasi online Gojek memberikan hadiah hasil undian berupa uang tunai senilai Rp 1 miliar kepada Juliana, pengusaha asal Medan. Hadiah tersebut sebagai bagian dari program Go-Points Go-Lucky Edisi Miliarder.

    BACA: Pengusaha Ini Kaget Dapat Hadiah Rp 1 Miliar dari Gojek

    Juliana mengaku kaget atas hadiah Rp 1 miliar yang diterimanya. Karena sebelumnya hanya diberitahu besaran hadiahnya Rp 32 juta. “Saya malah tadi sudah tanda tangan kontrak penerimaan uang tunai Rp 32 juta, tapi malah dapat Rp 1 miliar,” kata Juliana saat ditanya oleh pembawa acara di Restoran The Hook, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

    Selain hadiah 1 miliar, Gojek juga memberikan uang tunai sebesar Rp 250 juta kepada Astuti, Rp 125 juta kepada Emanuel Ali, Rp 32 juta kepada 3 pengguna, Rp 16 juta kepada enam pengguna dan sebuah macbook air kepada 1 pengguna. Pemenang tersebut telah bersaing bersama dengan lebih dari dua juta orang yang juga telah menukarkan lucky vouchernya.

    BACA: Demo Ojek Online Grab Hanya Diikuti 100 Orang Peserta

    Adapun program Go-Lucky Edisi Miliarder ini merupakan program ketiga yang telah dilangsungkan oleh Go-Jek. Pada edisi pertama, Gojek memberikan hadiah utama sebuah mini cooper dan pada edisi kedua memberikan hadiah utama paket liburan keluarga ke Paris.

    Program yang dilaksanakan tiap tiga bulan sekali sejak Oktober 2017 tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pelanggan setia Go-Jek. “Harapannya, pengguna dapat merasa program Go-Points Go-Lucky merupakan benefit yang dapat kita berikan kepada pengguna,” kata Michael Perera, Vice President Go-Points.

    Fitur Go-Points menurut Michael memang didedikasikan dan dibentuk untuk memberikan nilai tambah kepada pengguna. “Kami punya model bisnis tersendiri tapi yang jelas, kita tidak berniat mencari uang dari Go-Points. Bukan itu objektif dari Go-Points,” kata Michael.

    Adapun Michael, dari Gojek, mengatakan dalam waktu enam bulan ke depan sampai kuarter pertama di awal tahun 2019, peningkatan fitur Go-Points akan lebih signifikan agar apresiasi yang diberikan kepada pengguna lebih relevan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?