Ma'ruf Amin Sebut Jokowi Ingin RI Hasilkan Produk Halal Terbanyak

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maruf Amin Calon Wakil Presiden Jokowi alias Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019

    Maruf Amin Calon Wakil Presiden Jokowi alias Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertekad menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil produk halal terbesar di dunia. "Apabila terpilih kembali, Pak Jokowi ingin menjadikan Indonesia sebagai penghasil produk halal terbesar di dunia pada masa mendatang," katanya di Banda Aceh, Rabu, 19 September 2018.

    Baca: Ma'ruf Amin, Kyai Bergelar Profesor Hukum Ekonomi Islam

    Pernyataan Ma'ruf disampaikan di sela-sela menjadi pembicara dalam Forum riset ekonomi dan Keuangan Syariah di auditorium Fakultas Ekonomi Unsyiah Darussalam. Ia menjelaskan, pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk mewujudkan keinginan tersebut.

    Salah satu yang dilakukan pemerintah adalah mendorong dihadirkannya industri halal dengan produk-produk yang siap bersaing dengan produk pasar internasional. "Halal tersebut juga termasuk dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung untuk menghasilkan sebuah produk termasuk dengan gudang penyimpanannya," kata Ma'ruf.

    Menurut Ma'ruf, standar halal yang dimiliki Indonesia saat ini telah menjadi acuan standar halal dunia di mana ada lebih dari 50 negara di dunia yang meminta pengakuan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jaminan halal, kata dia, merupakan bagian dari memberikan kenyamanan kepada umat dan ini juga diatur dalam peraturan perudang-undangan.

    "Jaminan halal sekarang ini bukan lagi sukarela tetapi menjadi kewajiban," kata Ketua Umum MUI tersebut. Ia menambahkan untuk menjadikan negara yang kuat harus didukung oleh umat yang kuat serta memanfaatkan sumber daya yang ada untuk kemajuan umat.

    Selain terkait produk halal, Ma'ruf Amin sebelumnya menyampaikan soal pentingnya ekonomi syariah digerakkan sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi. Terkait hal ini, ia menyebutkan pesantren hendaknya menjadi motor penggerak ekonomi syariah di Indonesia dan sekaligus pusat ekonomi bangsa.

    "Saya menekankan pesantren mendalami ekonomi syariah yang konsep-konsepnya banyak ditemukan pada kitab fiqih klasik yg selama ini dikaji pesantren," kata Kiai Ma'ruf Amin pada acara Halaqah Enterpreneur Kemandirian Ekonomi Pesantren di Ponpes Al Hikmah Bendo Kabupaten Brebes, Selasa, 11 September 2018.

    Baca: Ma'ruf Amin Ingin Pesantren Mendalami Ekonomi Syariah

    Menurut Ma'ruf Amin, ekonomi syariah sudah menjadi sistem ekonomi nasional yang ditandai oleh munculnya perbankan syariah dan komite nasional keuangan syariah (KNKS) yang diketuai oleh Presiden Jokowi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?