Minggu, 16 Desember 2018

BPJS Langsung Berikan Pasien Peserta ke RS Kelas A, Asalkan ...

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) akan melakukan Cost Sharing (Berbagi Biaya) untuk 8 ketegori penyakit. Disebabkan oleh Defisit BPJS yang terus membengkak dari tahun ke tahun. Kebijakan ini diusulkan berlaku untuk peserta mandiri dan mampu.

    Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) akan melakukan Cost Sharing (Berbagi Biaya) untuk 8 ketegori penyakit. Disebabkan oleh Defisit BPJS yang terus membengkak dari tahun ke tahun. Kebijakan ini diusulkan berlaku untuk peserta mandiri dan mampu.

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Direksi Bidang Pelayanan Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Arief Syaifuddin menjelaskan rumah Sakit di Indonesia memiliki kelas-kelas yang berbeda, pengelompokan tersebut dibuat oleh Kementerian Kesehatan. Dalam rujukannya, BPJS, tidak merujukkan seluruh pesertanya ke RS kelas A.

    Baca juga: BPJS Kesehatan Telat Bayar Tagihan, Pelayanan RSUD Terganggu

    Arief menuturkan rujukan rumah sakit diberikan berdasarkan tingkat kebutuhan pasien. "Dokter spesialis di RS kelas B dan C juga ada," ujar dia di Menteng, Jumat 14 September 2018.

    Arief pembagian kelas rumah sakit berdasarkan fasilitas dan ketersediaan dokter spesialis dan sub spesialis yang dimiliki. Kelompok RS kelas A, merupakan rumah sakit dengan fasilitas dan ketersediaan dokter sub spesialis lebih lengkap, juga dari segi harga dokter-dokter di RS kelas A lebih mahal.

    Kemudian untuk kelas B, Arief menjelaskan juga memiliki dokter spesialis dan subspesialis. Namun, yang membedakan ialah kelengkapan fasilitas kesehatan yang diberikan. Rumah sakit ini didirikan di setiap provinsi dan dapat melayani rujukan dari rumah sakit dari kabupaten.

    Untuk rumah sakit kelas C, ialah rumah sakit yang mampu memberikan layanan dokter spesialis namun terbatas. Rumah sakit ini dibangun di kabupaten. Sedangkan rumah sakit kelas D, ialah rumah sakit yang hanya melayani dokter umum dan dokter gigi.

    Arief menjelaskan soal kelas di rumah sakit tidak mempengaruhi kualitas dokter. BPJS memberikan rujukan berdasarkan kebutuhan peserta. "Kalau bicara JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), tidak ada persepsi, yang ada kebutuhan," ujar dia.

    Baca juga: BPJS Kesehatan Telat Bayar, Delapan RSUD Cari Utang ke Bank DKI+

    BPJS akan memberikan langsung rujukan ke RS kelas A, jika dokter sub spesialis tidak tersedia di kelas C ataupun B. Selain itu, untuk meratakan jumlah pasien, sehingga tidak ada penumpukan di rumah sakit tertentu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".