Menhub Yakin Makassar New Port Rampung Oktober

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau lokasi proyek pembangunan Makassar New Port, Sulawesi Selatan, 26 Januari 2018. TEMPO/Friski Riana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau lokasi proyek pembangunan Makassar New Port, Sulawesi Selatan, 26 Januari 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yakin Makassar New Port (MNP) akan diresmikan Oktober 2018. Hal tersebut disampaikan saat Menhub mengecek pembangunan Makassar New Port yang salah satu proyek strategis nasional di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

    Baca: Bangun Makassar New Port, Pelindo IV Siapkan Obligasi 5 T

    Menhub Budi Karya mengatakan, secara teknis pembangunan Makassar New Port sudah selesai. “Tinggal tahap finishing dan mendatangkan peralatan saja. Mestinya bisa diresmikan pada Oktober tahun ini," kata Budi Karya Sumadi, Rabu malam, 12 September 2018.

    Saat Tempo ikut mengecek pembangunan tersebut, jalan dari pintu masuk MNP hingga ujung pelabuhan masih berupa pasir. Jalan berjarak sekitar 1 km itu, dapat dilalui dengan mobil berkecepatan 10-15 km per jam. Sepanjang perjalanan masuk tersebut terlihat pasir dan batu yang masih menggunung sekitar 5-7 meter. Alat berat seperti beko juga terlihat sedang bekerja.

    Makassar New Port menurut Menhub, memiliki daya tampung atau kapasitas penumpukan peti kemas cukup besar, yaitu 1,5 juta TEUs per tahun. Dia menilai hal ini penting untuk perkembangan industri yang ada di Makassar kedepannya.

    “Oleh karena itu, sangat penting juga bagaimana industri-industri yang ada di Makassar, untuk saling berkolaborasi dengan Pelindo IV, sehingga ekspor impor dari dan ke Makassar bisa meningkat. Tujuannya, bagaimana efisiensi itu tercapai. Bagaimana kecepatan proses bongkar muat itu bisa tercapai dan akhirnya kegiatan ekspor juga menjadi lebih banyak,” ujar Budi.

    Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung menyebutkan hingga 11 September 2018, progress pembangunan MNP Tahap IA telah mencapai 82,86 persen. Terdiri dari Paket A 94,84 persen, Paket B 82,58 persen dan Paket C 64,84 persen. “Hingga 11 September 2018, realisasi kegiatan untuk Paket A yaitu upper structure dermaga,” kata Doso.

    Sementara realisasi kegiatan untuk Paket B meliputi pekerjaan revetment, pengecoran saluran precast, pekerjaan perkerasan paving block dan rigid, serta pekerjaan dredging kolam putar. Untuk Paket C, kegiatan yang sudah terealisasi yaitu produksi core 1 - 5 kg, produksi underlayer 5 - 10 kg, pemasangan core breakwater (1 - 5 kg) dan pemasangan toe protection breakwater (100 - 160 kg).

    Doso mengatakan sistem dermaga yang diaplikasikan adalah secant pile dengan sistem boring yang bisa membuat efisien waktu dan biaya dengan kualitas yang lebih baik, di mana penerapannya baru ada dua di dunia, yaitu di Liverpool dan Makassar New Port.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.