Jumat, 16 November 2018

Penjelasan Penggunaan Rupiah Logam Bisa Kendalikan Laju Inflasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bocah menunjukkan uang receh yang diperoleh usai tradisi Tumplak Punden, di Kampung Tandang, Semarang, Jateng, 23 October 2014. Tradisi Tumplak  Punden adalah adat Jawa yaitu menikahkan anak terakhir dengan memberikan bingkisan kepada semua anaknya dan menyebarkan uang receh untuk cucu-cucunya. Tempo/Budi Purwanto

    Bocah menunjukkan uang receh yang diperoleh usai tradisi Tumplak Punden, di Kampung Tandang, Semarang, Jateng, 23 October 2014. Tradisi Tumplak Punden adalah adat Jawa yaitu menikahkan anak terakhir dengan memberikan bingkisan kepada semua anaknya dan menyebarkan uang receh untuk cucu-cucunya. Tempo/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Ambon - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, mengajak masyarakat khususnya pedagang kembali meningkatkan penggunaan uang rupiah logam (koin). Penggunaaan koin ini adalah salah satu upaya Bank Indonesia mengendalikan laju inflasi.

    Baca: Respons Sandiaga Uno, Di Medsos Muncul Gerakan 100 Ribu Dapat Apa

    Ajakan itu dilakukan dalam aksi peduli uang rupiah koin berlangsung di dua lokasi masing-masing di Lapangan Yos Sudarso dan pasar Jargaria Kota Dobo di Ambon.

    Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Maluku Andi Setyo Biwado mengatkan kegiatan ini dilakukan karena masyarakat Kota Dobo enggan bertransaksi menggunakan uang rupiah logam. Karena itu harga barang menjadi naik karena pedagang cenderung melakukan pembulatan harga ke atas.

    "Pemerintah Kabupaten Aru dan Bank Indonesia Perwakilan Maluku berupaya melakukan sosialisasi peraturan penggunaanuang rupiah kepada masyarakat," ujarnya di Ambon, Selasa 11 September 2018

    BI Maluku menyediakan modal uang rupiah logam sekitar Rp17 juta dalam program ini. Andi menilai kegiatan ini mendampat sambutan masyarakat Kota Dobo karena banyaknya masyarakat yang menukar uangnya ke uang rupiah logam.

    Dia berharap Pemerintah Daerah berkoordinasi baik dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku agar harga kebutuhan pokok di Maluku dapat terjaga stabil. Dengan demikian, inflasi di Maluku akan tetap terjaga rendah dan stabil sampai dengan akhir tahun 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kalender Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019

    Pemerintah telah merilis jadwal soal hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019. Sudah siap merancang kegiatan untuk mengisi libur?