Kamis, 20 September 2018

Viral Kisah Sandiaga, Cek Daftar Belanjaan 100 Ribu via Situs Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasar Tradisional. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pasar Tradisional. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga pangan masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat setelah  calon wakil presiden Sandiaga Uno menceritakan soal uang Rp 100 ribu yang hanya dapat dipakai untuk berbelanja bawang dan cabai. Menurut dia, cerita itu didengarnya langsung dari seorang ibu bernama Lia saat berkunjung ke Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.

    Baca: Respons Sandiaga Uno, Di Medsos Muncul Gerakan 100 Ribu Dapat Apa

    Menurut Sandiaga, kondisi yang dialami Ibu Lia bisa sangat dimengerti karena menguatnya kurs dolar terhadap rupiah akan berdampak pada harga bahan pokok. Hal ini pula yang kemudian bakal mengerek laju inflasi lebih tinggi lagi.

    Berdasarkan situs pusat informasi harga pangan strategis nasional, hargapangan.id, hari ini, Senin, tanggal 10 September 2018, harga rata-rata bawang merah ukuran sedang adalah Rp 24.350 per kilogram dan bawang putih ukuran sedang adalah Rp 25.250 per kilogram. Situs tersebut diluncurkan bersamaan dengan peresmian Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional oleh Bank Indonesia dan Pemerintah pada pertengahan 12 Juni 2017 lalu.

    PIHPS Nasional diresmikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan serta dihadiri oleh unsur Kelompok Kerja Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (Pokjanas TPID). 

    PIHPS Nasional menyediakan informasi harga komoditas pangan strategis secara harian di 164 pasar tradisional di 82 kota di Indonesia. Pengembangan PIHPS Nasional ditujukan untuk memberikan akses informasi harga pangan terkini bagi masyarakat dan sekaligus mendukung perumusan kebijakan pengendalian inflasi.

    Per hari ini, situs tersebut mencantumkan harga rata-rata nasional untuk cabai merah besar adalah Rp 30.400 per kilogram, cabai merah keriting Rp 29.600 per kilogram, dan cabai rawit merah adalah Rp 33.450 per kilogram. Artinya, kalau komoditas itu semuanya dibeli dengan ukuran masing-masing satu kilogram, total harganya adalah Rp 143.050.

    Apabila mengacu kepada cerita Sandiaga, yakni modal belanja Rp 100 ribu, untuk belanja bawang dan cabai dari semua varian tersebut, dengan asumsi masing-masing varian diberi modal Rp 20 ribu, maka masyarakat bisa membawa pulang sekitar 821 gram bawang merah, 792 gram bawang putih, 658 gram cabai merah, 676 gram cabai merah keriting, dan 598 gram cabai rawit.

    Tapi duit Rp 100 ribu itu juga bisa digunakan untuk berbagai komoditas pangan lainnya, tak hanya untuk bawang dan cabai. Sebab, uang tersebut bisa untuk membeli 849 gram daging sapi kualitas 1 atau 927 gram daging sapi kualitas 2.

    Uang itu juga setara dengan 4 kilogram telur ayam ras segar yang harganya Rp 24.100 per kilogram. Bila dibelanjakan minyak goreng kemasan bermerk dengan harga rata-rata Rp 14.750 per kilogram, pembeli bisa membawa pulang minyak seberat 6,8 kilogram.

    Pernyataan Sandiaga Uno tersebut menuai kritik dari salah satu netizen, Nong Andah Darol Mahmada, yang kemudian memposting videonya di media sosial Facebook-nya, pada Jumat sore, 7 September 2018. Dalam dua video masing-masing berdurasi 1 menit 53 detik dan 1 menit 17 detik ini diperlihatkan bagaimana Nong mendatangi pasar dan berbelanja ayam, tahu, tempe, bawang merah, bawang putih, cabai, tomat, beras, dan pepaya hanya berbekal uang Rp 100 ribu.

    Dalam statusnya, Nong mengaku biasa berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari di pasar. Karena merasa sangat terganggu dengan pernyataan Sandiaga tersebut, ia memvideokan saat berbelanja di pasar itu.

    "Dari uang 100 ribu ini saya bisa beli: ayam 1 ekor 30 ribu, tahu 10 ribu, tempe 5 ribu, bawang merah dan putih 10 ribu, cabe dan tomat 5 ribu, beras 11.500, pepaya 11.000. Makanan yang sudah lengkap dan bergizi," ujar Nong.

    Di akhir postingan itu, Nong mengajak netizen lainnya untuk berbelanja di pasar hanya dengan uang Rp 100 ribu. "Yuk ikutan #100ribudapatapa.. Besok weekend dan buktikan deh langsung kamu belanja dengan uang Rp 100 ribu kamu bisa beli apa aja," ucapnya.

    Baca: Kata Sandiaga Uno Saat Ditanya Solusi Defisit Transaksi Berjalan

    Sandiaga Uno, yang juga lahir di Pekanbaru, mengatakan cabai memang menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar di kampung halamannya tersebut. Karena itu, menurut dia, salah satu solusi agar harga bahan pokok di sana lebih terjangkau adalah melakukan pendekatan yang lebih holistik atau menyeluruh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.