Pagi Ini Rupiah Stagnan di Rp 14.689 Antisipasi Rilis BPS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Rupiah Dollar. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ilustrasi Rupiah Dollar. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi, 3 September 2018, belum bergerak atau stagnan di level Rp 14.689 per dolar AS.

    Baca juga: Rupiah Melemah, Rini Soemarno Siapkan Sejumlah Langkah

    "Nilai tukar rupiah bergerak mendatar pada sesi awal perdagangan karena pelaku pasar mengantisipasi sentimen yang akan muncul, seperti data inflasi domestik pada periode Agustus," kata Analis Senior CSA Research Institue Reza Priyambada di Jakarta, Senin.

    Hari ini, lanjut dia, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan laju inflasi Agustus. Diharapkan data itu masih terkendali sehingga tidak menambah kekhawatiran pelaku pasar uang di dalam negeri.

    "Rupiah masih dibayangi sentimen negatif terutama dari eksternal sehingga terbuka potensi pelemahan," katanya.

    Sementara itu terpantau, pergerakan rupiah pada pukul 09.45 WIB melemah 80 poin ke posisi Rp14.769 per dolar AS.

    Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, mengatakan bahwa pagi ini sejumlah mata uang di kawasan Asia kompak dibuka melemah terhadap dolar AS. Itu menjadi sentimen pelemahan rupiah.

    "Tetapi kemungkinan Bank Indonesia akan menjaga kuat rupiah yang sudah melewati Rp 14.700 per dolar AS sehingga tidak tembus level psikologis baru di atas Rp 14.800 per dolar AS," katanya.

    ANTARA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.