Bus Listrik Diuji Coba Terbatas di Bandara Soekarno - Hatta

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan bus listrik di Bandara Soekarno-Hatta. Dok AP II

    Penampakan bus listrik di Bandara Soekarno-Hatta. Dok AP II

    TEMPO.CO, Tangerang-Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan operasi terbatas bus listrik di Bandara Soekarno - Hatta akan diprioritaskan untuk gerakan para kontingen Asian Games 2018 sampai 7 September mendatang.

    Baca juga: Uji Tipe Sudah Dilakukan PT MAB Siap Produksi 10 Bus Listrik

    "Operasinya operasi terbatas. Sasaran kita nanti akan prioritaskan untuk gerakan kontingen Asian Games," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Jum'at 31 Agustus 2018.

    Untuk rute pengoperasian, kata Awaluddin adalah Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. "Karena sebaran atlet dan kontingen ini operasionalnya di Terminal 2 dan 3."

    Sasaran pengangkutan penumpang, menurut Awaluddin, para atlet yang datang dari Palembang yang harus lewat Jakarta. "Mereka akan landing di T3 tapi keberangkatannya itu di T2 karena airlinesnya masih di T2, itu yang akan diangkut oleh bus listrik ini."

    Angkasa Pura II melakukan uji coba pemakaian bus listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta secara terbatas. Pada tahap uji coba pengoperasian ini menggunakan satu unit bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa prototype kedua.

    Beroperasi secara terbatas, Awaluddin menjelaskan, jam operasinya masih dibatasi. Rencananya, dalam satu hari  akan dioperasikan pada periode jam  9.00-10.00, pukul 12.00-13.00 dan pukul 15.00-16.00.

    Uji coba bus listrik di Bandara Soekarno - Hatta ini, kata Awaluddin, merupakan tindaklanjut dari penandatanganan MoU antara PT Angkasa Pura II dan PT Mobil Anak Bangsa pada April lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.