Jokowi Bagikan Bonus Atlet Asian Games 2018 pada Minggu Pagi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • jokowi Asian Games 2018 (instagram @jokowi)

    jokowi Asian Games 2018 (instagram @jokowi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Kontingen Indonesia Asian Games 2018, Syafruddin menyatakan para atlet peraih medali dijadwalkan akan diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta pada Minggu pagi, 2 September 2018. Tak hanya itu, Presiden juga akan menyerahkan secara langsung bonus yang dijanjikan kepada para atlet peraih medali sebelum mereka pulang ke daerah masing-masing.

    "Waktu dan jadwalnya sedang diatur. Tapi dijadwalkan Minggu pukul 10.00 pagi WIB. Kan Bapak Presiden menginginkan agar bonus bisa secepatnya diserahkan sebelum keringat para atlet kering. Jadi sebelum penutupan Asian Games, sebelum atlet dan pelatih pulang, bonus sudah bisa diterima," kata Syafruddin seusai menggelar sarapan pagi dan rapat evaluasi bersama para manajer, ofisial, dan pengurus cabang olahraga di Dining Hall, Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, melalui siaran pers yang diterima, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Menurut Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia itu, percepatan penyerahan bonus para atlet merupakan bentuk kesungguhan pemerintah menghargai para pejuang olahraga yang sudah mencurahkan keringat dan darahnya di perhelatan Asian Games 2018.

    "Saya kira masyarakat bisa menilai sendiri. Prestasi kontingen kita luar biasa. Kita mentargetkan masuk 10 besar. Insya Allah sampai penutupan nanti kita tidak akan tergeser dari 4 besar. Bahkan masih ada peluang menambah perolehan medali dalam satu hari ke depan sebelum penutupan. Ini capaian yang pantas disyukuri," ujar Syafruddin.

    Atlet Indonesia, Kharisma Nur Hawwa, mengawasi bola saat pertandingan tenis meja tunggal putri Asian Games ke-18 di JIExpo, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018. Pertandingan final tenis meja tunggal putra dan putri akan berlangsung pada Sabtu, 1 September 2018. REUTERS/Beawiharta

    Selain penyerahan bonus kepada para atlet dan pelatih, pihaknya juga akan langsung memproses para atlet yang telah meraih medali untuk menjadi pegawai negeri sipil, sesuai dengan janji pemerintah. Tentu saja, untuk atlet yang mau atau ingin menjadi abdi negara.

    "Kebetulan saya, CdM-nya juga sekaligus MenPAN (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi-red), jadi langsung sekalian saya akan data dan proses atlet-atlet beprestasi kita. Kalau yang bersangkutan mau jadi PNS langsung diproses. Untuk atlet yang tidak meraih medali, masih ada peluang, karena Oktober nanti, kita akan menggelar seleksi CPNS," katanya.

    Pemerintah telah memutuskan bentuk penghargaan kepada para atlet, pelatih dan asisten pelatih yang tim asuhannya sukses meraih medali di perhelatan Asian Games 2018. Untuk peraih medali emas akan menerima bonus uang tunai Rp. 1,5 miliar, ditambah rumah tipe 36, dan mendapat kursi prioritas untuk menjadi pegawai negeri sipil.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.