Sering Rusak, Jalan Tol Ini Dibuat Sekeras Landasan Pacu Pesawat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Xpander saat melintas di jalan tol Tangerang-Merak, Selasa, 21 November 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mitsubishi Xpander saat melintas di jalan tol Tangerang-Merak, Selasa, 21 November 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TANGERANG - TEMPO.CO, Tangerang-Astra Tol Road Tangerang-Merak atau PT Marga Mandalasakti mulai menggunakan polimer sebagai bahan baku pelapisan dan pengerasan jalan tol.

    Simak: Waskita Toll Road Undang Investor Kelola Jalan Tol

    Penerapan bahan baku ditambah teknologi pengerasan jalan  ini, menurut Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Krist Ade Sudiyono, akan menjadikan kualitas jalan tol Tangerang-Merak setara dengan landasan pacu pesawat. " Polimer biasa digunakan untuk pengerasan Runway, kami menggunakan polimer agar jalan lebih keras dan bertahan lebih bagus seperti landasan pacu pesawat," ujarnya kepada Tempo Jum'at 31 Agustus 2018.

    Krist mengatakan pengaplikasian polimer sebagai bahan baku overlay di jalan tol Tangerang-Merak ini dilakukan karena sering menghadapi jalan tol yang rusak karena dilalui kendaraan yang over kapasitas. "Kami selalu menghadapi masalah overload dan overdimensi. Sehingga akhirnya berpengaruh pada kualitas jalan tol, bikin bergelombang, tengahnya membendung karena dilalui truk yang kelebihan beban," kata Krist.

    Di beberapa titik jalan tol Tangerang-Merak, kata Krist, sangat rawan rusak dan bergelombang padahal upaya perbaikan dan perawatan rutin dilakukan. "Makanya kami coba cari bahan baku yang lebih bagus, memang costnya lebih besar, tapi tidak apa untuk memaksimalkan kualitas dan kapasitas," katanya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.