Dampak Insiden Neno Warisman terhadap Awak Kabin Lion Air

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neno Warisman memberikan keterangan pascainsiden penolakan kunjungannya di Batam pada Sabtu (28/7) lalu, di kediamannya di Perumahan Griya Tugu Asri, Depok, Jawa Barat, Selasa, 31 Juli 2018. TEMPO/Irsyan

    Neno Warisman memberikan keterangan pascainsiden penolakan kunjungannya di Batam pada Sabtu (28/7) lalu, di kediamannya di Perumahan Griya Tugu Asri, Depok, Jawa Barat, Selasa, 31 Juli 2018. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Neno Warisman menggunakan Public Annoucement (PA) dalam penerbangan pesawat Lion Air JT 297 Pekanbaru-Jakarta, pada Sabtu, 25 Agustus, 2018. Karena mengizinkan Neno memakai PA, Pilot Lion Air Djoko Timboel Soembodo beserta awak kabin lainnya tidak diberikan izin terbang untuk sementara.

    Baca: Susi Pudjiastuti Gunakan Mikrofon Pesawat, Garuda: Kami Meminta

    Managing Director Lion Group, Daniel Putut Adi Kuncoro, mengatakan investigasi terkait kasus Neno Warisman akan dilakukan selama dua minggu. "Ini investigasi internal," ujar dia di Kantor Lion Air, Kamis, 30 Agustus 2018.

    Ada tujuh awak kabin yang diperiksa Lion Air. Daniel menjelaskan mereka hanya tidak diizinkan terbang selama masa investigasi berlangsung. Jika terbukti bersalah, mereka akan mengikuti pelatihan ulang Crew Resource Management (CRM), sebelum diizinkan terbang kembali.

    Neno Warisman menggunakan mikrofon pesawat pada penerbangan Lion Air JT 297 Pekanbaru-Jakarta, Sabtu, 25 Agustus 2018. Saat itu pesawat telah terbang beberapa menit dan tanda dikenakan sabuk pengaman dipadamkan. Permintaan itu dikabulkan dan diizinkan oleh awak kabin yang bertugas di bagian depan.

    Melalui mikrofon, Neno Warisman bicara tentang insiden penghadangan terhadap dia di Pekanbaru. Dia juga meminta maaf karena insiden tersebut pesawat terlambat terbang.

    Humas Lion Air Group Danang Mandala Prihartoro mengatakan permintaan itu dikabulkan dan diizinkan awak kabin yang bertugas di bagian depan. "Penumpang tersebut memanfaatkan peralatan PA dimaksud untuk berbicara dan komunikasikan hal-hal yang ingin disampaikan kepada penumpang lainnya. Pada saat penumpang tersebut berbicara waktu yang bersamaan ada penumpang lain yang mengambil gambar atas kejadian tersebut dan disebarluaskan setelah mendarat di di Soekarno-Hatta sebagaimana gambar dan video yang beredar luas di masyarakat," katanya.

    Danang mengatakan persetujuan dan atau pemberian izin kepada seseorang seperti Neno Warisman yang bukan awak pesawat dalam menggunakan peralatan yang ada di pesawat dan yang hanya boleh dioperasikan atau digunakan oleh awak pesawat tidak boleh terjadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.