Asian Games 2018 Akan Berakhir, Cinderamata Makin Diburu

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempat penjualan merchandise menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi penonton untuk membeli buah tangan Asian Games.

    Tempat penjualan merchandise menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi penonton untuk membeli buah tangan Asian Games.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang berakhirnya perhelatan olahraga multicabang terbesar se-Asia, Asian Games 2018, para atlet, ofisial, dan pendukung berburu cinderamata. Salah satu tempat yang dikunjungi untuk berburu cinderamata adalah Gedung Smesco Indonesia.

    Baca: Asian Games 2018, Kadin: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Tapi...

    Ofisial kontingen Kazakhstan, Ramazanov Talant, misalnya, mengatakan dia dan para atlet kembali mendatangi Smesco Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata belanja delegasi Asian Games 2018. Kedatangan Talant di antaranya untuk membeli oleh-oleh untuk rekan di negaranya.

    “Saya mau beli oleh-oleh untuk teman di Kazakhatan. Sayang sekali tidak ada toko di area tempat kami menginap,” ujarnya dalam keterangan resmi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kamis, 30 Agustus 2018.

    Baca: Asian Games Dongkrak Permintaan Pempek dari Palembang

    Smesco sebelumnya telah ditetapkan sebagai destinasi wisata belanja untuk Asian Games 2018 di Jakarta bersama Grand Indonesia, Senayan City, dan Plaza Senayan. Pada H-4 penutupan Asian Games 2018, wisatawan lokal hingga mancanegara lebih mencari dan berminat membeli boneka Atung dan Kaka, dua maskot Asian Games kali ini.

    Selain merchandise khas Asian Games, kerajinan tangan berupa tas rotan khas Lombok menjadi item paling dicari oleh para turis. Turis dan ofisial kontingen Kazakhstan Bogatryrev Yevgeniy pun menghabiskan waktu sekitar 10 menit di Paviliun Nusa Tenggara Barat (NTB).

    "Saya membeli tas ini untuk hadiah istri," ujar Yevgeniy. "Selain unik, tas ini terlihat lebih fashionable. Di luar negeri, tas itu memang sedang populer banget." Sejumlah turis yang datang ke Indonesia dalam rangka Asian Games 2018 memilih diantar berbelanja ke Smesco lantaran harga yang ditawarkan relatif lebih murah dibandingkan dengan gerai-gerai lain.

    Sejak ditetapkan sebagai destinasi wisata belanja Asian Games 2018, setiap harinya Smesco dikunjungi atlet, ofisial, serta wartawan asing dan turis lokal. Mereka tertarik membeli miniatur kendaraan seperti becak, bajaj, dan berbagai pernak-pernik khas Asian Games mulai dari kaos motif Monas maupun Jembatan Ampera. 

    Tak hanya di gedung Smesco, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat juga menjadi tempat rujukan para pemburu oleh-oleh berupa merchandise Asian Games. Penyelenggara menyediakan satu tempat penjualan suvenir yang bernama Asian Games Official Merchandise Super Store di GBK.

    Vice Director Revenue Department Asian Games Sarman Mochtar minat masyarakat cukup tinggi lantaran sebagian besar menjadikan merchandise Asian Games sebagai koleksi pribadi. Sebabnya, Asian Games merupakan ajang langka yang tidak datang setiap tahun. "Apalagi tahun ini Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Games ke-18," kaya Sarman saat ditemui di tempat penjualam merchandise Asian Games, Sabtu, 25 Agustus 2018.

    BISNIS | IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Depresi Atas Gagal Nyaleg

    Dalam pemilu 2019, menang atau kalah adalah hal yang lumrah. Tetapi, banyak caleg yang sekarang mengalami depresi karena kegagalannya.