MMS Kucurkan Dana Investasi Fly Over Balaraja Timur Rp 250 M

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti Krist Ade Sudiyono (batik putih) dan General manager PT Adhi Karya  A. Suko Widigdo saat penandatanganan perjanjian pekerjaan Pembangunan Simpang Susun Balaraja Timur, Kamis 30 Agustus 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti Krist Ade Sudiyono (batik putih) dan General manager PT Adhi Karya A. Suko Widigdo saat penandatanganan perjanjian pekerjaan Pembangunan Simpang Susun Balaraja Timur, Kamis 30 Agustus 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengelola tol Tangerang-Merak, PT Marga Mandalasakti (MMS) mengucurkan dana investasi sebesar Rp 250 miliar untuk membangun Simpang Susun Balaraja Timur. Simpang susun sepanjang 3,754 kilometer yang dibangun di kilometer 39 tol Tangerang-Merak ini ditargetkan dioperasikan pertengahan 2019 mendatang.

    Baca: Grab Investasi Rp 3 Triliun untuk Startup Indonesia

    "Simpang susun ini merupakan penyempurnaan akses penghubung jaringan jalan tol Tangerang-Merak dan layanan kami terhadap pengguna jalan," ujar Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Krist Ade Sudiyono saat penandatanganan perjanjian pembangunan SSBLT di Karawaci, Kamis 30 Agustus 2018.

    Untuk proyek ini, pengelola jalan tol yang juga disebut Astra Tol Road Tangerang Merak ini menggandeng PT Adhi Karya (Persero), Multi Phi Beta Consulting Enggeners, PT Seecons dan 
    PT Marga Maju Mapan, PT Bumi Duta Persada untuk pekerjaan pelapisan ulang jalan (over lay).

    Baca: AAJI: Investasi Industri Asuransi Jiwa Akan Beralih ke Reksa Dana

    Krist Ade mengatakan dana Rp 250 miliar tersebut diperuntukkan untuk pembangunan Simpang Susun Balaraja Timur yang terbagi atas ramp 1 (off rampung arah Jakarta) dan ramp 2 (on rampung arah Jakarta). Selain itu ada ramp 3 (off ramp arah Merak), ramp 4 (on ramp arah Merak) serta jalan akses sampai dengan pertemuan jalan nasional, Jalan Raya Serang.

    Selain itu, di lokasi yang sama juga akan dibangun box tunnel pada crossing jalan akses gerbang tol Balaraja Timur dan pembangunan kantor operasional dan gerbang tol Balaraja Timur. "Pekerjaan ini kami targetkan rampung pada semester 2 tahun 2019," kata Krist Ade.

    Lebih jauh Krist Ade berharap fasilitas yang dibangun ini memberikan kemudahan aksesibilitas bagi pengguna jalan tol Tangerang-Merak dan mendorong pengembangan wilayah Balaraja dan Provinsi Banten. Ia meminta agar pelaksanaan pekerjaan lebih mengutamakan kualitas. "Kualitas adalah ulitamte goal bagi kami."

    MMS, menurut Krist Ade, akan melihat hasil kinerja yang pertama adalah kualitas." Kami tidak memiliki toleransi terkait kualitas," katanya.

    Kepala Divisi Hukum dan Humas PT Marga Mandalasakti Indah Permanasari mengatakan selain pembangunan simpang susun itu secara simultan juga dikerjakan pelapisan ulang perkerasan jalan oleh PT Marga Maju Mapan dan PT Bumi Duta Persada. " Ini untuk meningkatkan kualitas kenyamanan jalan meliputi kerataan, kelewatan dan peningkatan umur jalan serta menjaga performa jalan tol," katanya.

    Pekerjaan overlay, kata Indah, dilakukan pada jalan tol sepanjang 9 kilometer dari KM 73+236 sampai 77-782 arah Merak dan KM 87+539 sampai KM 83+039 arah Jakarta. "Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada Januari 2019," tuturnya.

    Simak berita terkait investasi lainnya hanya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.