Bos Pertamina Nicke Widyawati Ingin Impor BBM Turun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicke Widyawati. twitter.com

    Nicke Widyawati. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian BUMN baru saja menetapan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjadi Direktur Utama BUMN energi tersebut. Sebagai bos baru, Nicke mengungkapkan komitmennya guna membuat Indonesia mandiri di sektor energi.

    BACA: Diangkat Jadi Dirut, Ini Fokus Nicke Widyawati di Pertamina

    Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, mengungkapkan komitmen utamanya sebagai Dirut baru adalah mendorong kemandirian energi nasional. "Target besarnya cukup satu saja, bagaimana peran Pertamina untuk mendorong menciptakan kemandirian energi nasional, itu kalau dijabarkan banyak," ungkapnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu, 29 Agustus 2018.

    Nicke mengatakan ada dua hal yang menjadi komitmennya. Pertama, peningkatan produksi hulu dan penyerapan domestik ditambah supaya impor BBM turun.

    Kedua, pembangunan kilang, baik kilang baru maupun menambah kapasitas kilang yang sudah ada. Ini lanjutnya, berujung juga untuk mengurangi impor dari produk kilang dan BBM

    "Saat ini kita ada 4 yang RDMP (refinery development master plan expansion) dan ada 2 yang baru. Nanti kan ada prioritasnya, tahun ini yang siap ditingkatkan Balikpapan, itu ada detailnya," katanya.

    Menurutnya, inti dari kebijakan itu guna meningkatkan peran Pertamina dalam mencapai kemandirian energi nasional. "Selama ini kan di sisi hulu (crude) masih impor, di sisi product juga, itu pesannya," ujar Nicke Widyawati.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.