Dukung UMKM Papua, Freeport Bangun 50 Pondok Berjualan Pinang

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Freeport Mc. Moran Copper and Gold

    Logo Freeport Mc. Moran Copper and Gold

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Freeport Indonesia memberikan bantuan kepada para pedagang asli Papua berupa 50 unit pondok untuk dijadikan tempat berjualan pinang di Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

    Baca juga: Aturan Baru Setoran Freeport Akan Untungkan Papua

    Vice Presiden Community Economic Development PT Freeport Indonesia Nathan Kum mengatakan program pemberian bantuan 50 pondok pinang tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mimika, pelaku usaha, dan perbankan, yaitu BRI Cabang Timika dan PT Freeport sendiri.

    "Bantuan pondok pinang merupakan bagian dari komitmen untuk pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Mimika sehingga pelaku usaha, secara khusus 50 pedagang pinang, di Mimika bisa berkembang menjadi pengusaha yang mandiri," kata Nathan di Timika, Selasa, 28 Agustus 2018.

    Baca juga: Gempa Lombok, PT Freeport Indonesia Kirim Tim Kemanusiaan ke NTB

    Nathan menjelaskan, pedagang pinang yang kebanyakan adalah orang asli Papua telah memberikan kontribusi yang besar, khususnya untuk perekonomian keluarga.

    Kendati demikian, berdasarkan hasil kajian, pedagang pinang khusus orang asli Papua masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari suplai pinang, permodalan, dan pemasaran.

    "Untuk menjawab kendala suplai pinang, kami (PT Freeport Indonesia) memberikan satu unit sepeda motor kepada pelaku usaha yang kemudian akan berusaha untuk mengumpulkan pinang dari sumbernya, kemudian didistribusikan kepada pedagang-pedagang pinang yang lain sehingga biaya produksi kita pangkas," ujar Nathan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.