Garuda Online Travel Fair, Harga Tiket Jakarta-Bali Rp 906 Ribu

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk. (Persero) menggandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk. menggelar ajang Garuda Indonesia Online Travel Fair atau GOTF pada 24-30 Agustus 2018. garuda-indonesia.com

    Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk. (Persero) menggandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk. menggelar ajang Garuda Indonesia Online Travel Fair atau GOTF pada 24-30 Agustus 2018. garuda-indonesia.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk. (Persero) menggelar ajang Garuda Indonesia Online Travel Fair atau GOTF pada 24-30 Agustus 2018. Pada pelaksanaan acara ini, Garuda Indonesia menggandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) sebagai mitra.

    Baca: Garuda Indonesia Buka Lowongan Awak Kabin Hingga Kapten Pilot

    Melalui pelaksanaan Garuda Online Travel Fair fase 2 ini, Garuda Indonesia dan CIMB Niaga menawarkan berbagai tiket perjalanan domestik dan internasional dengan harga yang menarik  melalui situs www.garuda-Indonesia.com/gotf dan Mobile App Garuda Indonesia.

    Direktur Niaga Domestik Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati mengatakan pelaksanaan GOTF fase 2 ini tidak terlepas dari upaya Garuda Indonesia untuk senantiasa mendukung pemerintah untuk memperkuat 10 destinasi unggulan.

    Baca: Garuda Indonesia Diskon Tiket hingga 25 Persen di HUT RI Ke-73

    Nina menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan 5 destinasi domestik unggulan Bali, Yogyakarta, Malang, Sorong dan Tanjung Pinang. "Bekerjasama dengan CIMB Niaga, Garuda Indonesia memberikan harga menarik untuk rute-rute unggulan tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu, 25 Agustus 2018.

    Sejumlah promo harga tiket untuk destinasi unggulan itu misalnya Jakarta-Bali menjadi senilai Rp 906.000, Jakarta-Labuan Bajo senilai Rp 1,3 juta. "Atau Jakarta-Sorong senilai Rp 2,3 juta," ucapnya.

    Garuda Online Travel Fair merupakan ajang kedua pada tahun ini setelah pada bulan April lalu telah diadakan acara serupa. Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata RI, Ni Wayan Giri Adyani menyebutkan, acara tersebut sejalan dengan program prioritas Kementerian Pariwisata yaitu digital tourism dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.

    “Pemanfaatan teknologi digital dalam industri pariwisata saat ini merupakan keharusan untuk menggaet pasar wisatawan generasi baru yang perilakunya lekat dengan teknologi digital,” kata Giri Adyani.

    Giri mengatakan penyelenggaraan Garuda Online Travel Fair menjadi salah satu inovasi untuk memaksimalkan pasar tersebut. Terlebih, kata Giri mengingat hingga 80 persen kunjungan wisatawan khususnya wisatawan asing menggunakan transportasi udara.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.