Menteri BUMN Sebut Pelabuhan Jayapura Mampu Saingi Internasional

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno menunjukkan tiket saat berlangsungnya ujicoba kereta bandara dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta menuju Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, 28 November 2017. Kereta ini berisi enam rangkaian gerbong. ANTARA

    Menteri BUMN Rini Soemarno menunjukkan tiket saat berlangsungnya ujicoba kereta bandara dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta menuju Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, 28 November 2017. Kereta ini berisi enam rangkaian gerbong. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pada hari ini, Jumat, 24 Agustus 2018, meresmikan 16 Proyek Strategis Kawasan Timur Indonesia (KTI) di lingkungan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV di Jayapura, Papua.

    Baca jugaMenteri BUMN Ingin Jembatan Holtekamp Beroperasi Desember 2018

    Dalam kesempatan itu, Menteri Rini menyampaikan pentingnya peningkatan konektivitas dan kinerja kepelabuhanan, terutama di kawasan Timur Indonesia.

    "Saya senang karena sudah melihat crane di Pelabuhan Jayapura, bahwa Pelabuhan Jayapura sudah bisa bersaing dengan pelabuhan internasional," kata Menteri BUMN Rini Soemarno.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung menuturkan 16 proyek strategis nasional (PSN) yang diresmikan pada Jumat ini adalah proyek-proyek strategis nasional yang dibangun Perseroan menggunakan anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) dan internal perusahaan.

    Baca jugaMenteri Rini Ajak BUMN Ikut Danai Program Papua Terang PLN

    "Total anggaran yang terserap untuk 16 proyek yang diresmikan ini senilai Rp 2,153 triliun, di antaranya 8 PSN yang menggunakan anggaran PMN sebesar Rp 1,3 triliun, dan sisanya menggunakan internal perusahaan," tutur Doso Agung.

    Doso mengatakan, 8 PSN yang menggunakan dana PMN yaitu di Papua ada Pelabuhan Merauke, Jayapura, Manokwari dan Pelabuhan Sorong. Sedangkan yang non-Papua yaitu Pelabuhan Ternate, Bitung, Kendari dan Pelabuhan Tarakan.

    Menurut dia, kelemahan di Kawasan Timur Indonesia yaitu infrastruktur yang masih tertinggal dibandingkan dengan wilayah barat Indonesia. 

    Selain meresmikan 16 PSN di KTI yang dibangun oleh PT Pelindo IV, lanjut, Doso, Menteri BUMN Rini Soemarno juga melepas ekspor sebanyak 37 kontainer komoditas Kayu Merbau yang sudah flooring dari Pelabuhan Jayapura untuk dikirim langsung ke Shanghai, Cina.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.