IHSG Menguat dan Bergerak di Zona Hijau

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -IHSG diprediksi masih akan pertahankan penguatannya dan kembali bergerak di zona hijau dalam perdagangan hari ini, Kamis, 23 Agustus 2018. Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan kembali lanjutkan penguatan dalam perdagangan hari ini.

    BACA: Sentimen Global Positif, IHSG Dibuka Menguat di Level 5.899

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola three outside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks saham, sehingga indeks berpeluang menuju ke area resisten.

    Dia mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.911,097 hingga 5.877,893. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.965,706 hingga 5.987,111.

    Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

    BACA: Perang Dagang AS-Cina Reda, IHSG Ditutup di Zona Hijau

    Sementara itu, Reliance Sekuritas memprediksi IHSG masih akan bergerak menguat mencoba mematahkan level psikologis dengan rentang pergerakan 5.930-6.000.

    Adapun saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya  AKRA, BBNI, HRUM, WSKT, ADRO, ELSA, ERAA, LPCK, MEDC, BBTN, ADHI. 

    Analis Lanjar Nafi mengatakan secara  ecara teknikal IHSG terlihat kuat setelah berhasil tutup break out MA50 menuju level psikologis 6.000. Menurutnya indikator Stochastic mengkonfirmasi perguatan dengan momentum cukup optimis pada indikator RSI.  

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.