Peduli Bencana Kabut Asap, Grab Bagikan 10 Ribu Masker di Kalbar

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara GrabBike mengendarai sepeda motornya di Jakarta, Indonesia, 24 Juli 2017. Perusahaan Softbank Jepang dan perusahaan papan atas China Didi Chuxing menuangkan 2 miliar dolar AS ke aplikasi transportasi se-Asia Tenggara . AP/Tatan Syuflana

    Pengendara GrabBike mengendarai sepeda motornya di Jakarta, Indonesia, 24 Juli 2017. Perusahaan Softbank Jepang dan perusahaan papan atas China Didi Chuxing menuangkan 2 miliar dolar AS ke aplikasi transportasi se-Asia Tenggara . AP/Tatan Syuflana

    TEMPO.CO, Jakarta - Grab, perusahaan penyedia layanan transportasi online, membagikan 10 ribu masker gratis bagi warga di Kalimantan Barat akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

    Baca juga: Pembukaan Asian Games, Grab Catat Ada Kenaikan Permintaan Layanan

    "Pembagian masker gratis ini kita lakukan dengan didukung para mitra pengemudi GrabBike di Pontianak hingga kota Singkawang. Ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada masyarakat Kalbar (Kalimantan Barat), sekaligus keprihatinan kami akibat kabut asap yang terjadi saat ini," kata Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar melalui keterangan tertulis di Pontianak, Selasa, 21 Agustus 2018.

    Mediko mengatakan pendistribusian masker tahap pertama telah dilakukan di sekitar jalan protokol kota Pontianak pada Kamis lalu, 16 Agustus 2018..

    Grab menargetkan distribusi masker tahap selanjutnya dapat dilakukan secara merata dan menjangkau wilayah sekitar sekolah, perkantoran, pasar dan tempat-tempat publik lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan di Pontianak hingga Singkawang.

    Baca juga: Grab Jalin Kerja Sama dengan BRI Syariah

    "Grab berterima kasih atas dukungan para pengguna setia yang telah membantu terkumpulnya 10 ribu masker hanya dalam waktu satu setengah jam dengan memberikan likes di akun media sosial kami," tutur Mediko.

    Dia berharap inisiatif sederhana Grab ini dapat membantu masyarakat meminimalisir kemungkinan terpapar asap akibat kebakaran hutan ketika beraktivitas di luar ruangan melalui penggunaan masker.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.