Kamis, 15 November 2018

Susi Pudjiastuti Targetkan Modus Pencurian Ikan Selesai September

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan saat konferensi pers Memperingati Indonesia Merdeka dengan menghadap ke laut di 73 titik di gedung Mina Bahari 4, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 13 Agustus 2018. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-73, Kementerian bersama Pandu Laut Nusantara menggelar kampanye membersihkan sampah di laut dan pantai serempak di 73 titik di Indonesia pada 19 Agustus 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan saat konferensi pers Memperingati Indonesia Merdeka dengan menghadap ke laut di 73 titik di gedung Mina Bahari 4, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 13 Agustus 2018. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-73, Kementerian bersama Pandu Laut Nusantara menggelar kampanye membersihkan sampah di laut dan pantai serempak di 73 titik di Indonesia pada 19 Agustus 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menargetkan penyelesaian modus pencurian ikan oleh asing selesai dalam satu bulan yakni hingga September 2018. Hal tersebut dilakukan pasca Kementerian Perikanan dan Kelautan menduga perusahaan Filipina masih melakukan illegal fishing di Indonesia untuk memenuhi pasokan ikan di Gensan Santos City Port, Filipina.

    BACA: Susi Pudjiastuti Tengelamkan 125 Kapal Secara Serentak

    "Modus-modus penangkapan ikan perlu menjadi catatan kita, khususnya TNI AL, PSDKP, POLAIR dan Bakamla, saya juga minta kejaksaan bisa menuntut hukuman maksimal agar tidak terulang lagi," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sesuai dengan siaran pers yang diterima Tempo.co, Selasa, 21 Agustus 2018.

    Penangkapan ikan secara ilegal dilakukan dengam berbagai modus, Susi mencontohkan cara yang dilakukan kapal Filipina yaitu dengan menggunakan Pakura atau Kapal Kecil.

    BACA: Lagi, Susi Pudjiastuti Tenggelamkan Kapal Asing Illegal Fishing

    Anak Buah Kapal kebangsaan Filipina yang bermukim di sekitar Pulau Palau mendapatkan pakura dari perusahaan Filipina lalu menangkap ikan di Indonesia dan dialihmuatkan di tengah laut pada kapal angkut Filipina.

    Selain itu, kapal Filipina menggunakan nama kapal Indonesia seperti Makmur 10, Tri Rezeki 08, dan Tri Rezeki 09 agar dikenal sebagai kapal milik Indonesia. September mendatang, Susi Pudjiastuti akan mengumpulkan aparat penegak hukum untuk memastikan penyelesaiannya.

    SUHAIMAH l MARTHA WARTA S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.