Luhut Pastikan Gempa Lombok Tak Berimbas pada Persiapan IMF

Jalanan yang retak akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 7,0 SR di Pelabuhan Kayangan, Lombok, 12 Agustus 2018. Gempa bumi berkekuatan 7 SR dengan pusat gempa di laut, 30 km timur laut Lombok Timur, NTB, pada kedalaman 10 km. Bayu Wiguna/via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan gempa Lombok tidak berimbas pada pelaksanaan International Monetary Fund atau IMF World Bank, yang akan dilaksanakan pada 14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. "Enggak ada masalah, akan tetap berjalan," ujar dia di Kantor Kemenko Kemaritiman, Senin, 20 Agustus 2018.

BACA: Gempa Lombok, PUPR Segera Dirikan Bangunan Tahan Gempa

Luhut mengatakan tidak ada yang berubah dari target-target proyek yang akan diselesaikan terkait perhelatan tersebut. "Sampai sekarang begitu," ucap dia.

Kemarin, gempa bekekuatan 6,9 SR telah mengguncang Lombok. Gempa tersebut dirasakan hingga ke Bali, Pulau Sumbawa, dan Jawa Timur. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan wisatawan di bali sempat berhamburan lantaran gempa tersebut.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, terjadi 12 gempa sejak Ahad siang kemarin hingga Senin pagi ini, 20 Agustus 2018. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, tercatat 460 orang meninggal dunia akibat gempa Lombok per 15 Agustus 2018.

BACA: Usai Gempa Lombok, Satu Dermaga Pelabuhan Kayangan Ditutup

Gempa Lombok ini setidaknya juga menyebabkan 7.773 orang luka-luka, yang terdiri atas 959 luka berat dirawat inap dan 6.774 luka ringan. Selain itu,  417.529 orang terpaksa mengungsi ke ribuan titik lokasi pengungsian.

Sebelumnya, Luhut mengatakan persiapan pertemuan tahunan IMF - World Bank sudah mencapai 85 persen. Persiapan tersebut kata Luhut, meliputi tempat, keamanan, Garuda Wisnu Kencana dan transportasi.

Sementara itu 15 persen sisanya hanya tinggal pelaksanaan pertemuan IMF World Bank. "Dari semua hampir selesai. Yang tadi itu, apron di Bandara Ngurah Rai baru selesai di September awal. Saya kira bukan masalah lagi," ujar Luhut pada Jumat, 3 Agustus 2018.

Pertemuan IMF - World Bank akan berlangsung pada 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, yang akan dihadiri oleh sekitar 18 ribu delegasi dari 189 negara. Para delegasi itu merupakan kepala negara, menteri keuangan, gubernur bank sentral, wakil rakyat, pelaku bisnis, lembaga swadaya masyarakat, akademisi hingga media.

Baca berita tentang gempa Lombok lainnya di Tempo.co.

KARTIKA ANGGRAENI






Forum Negara Pulau dan Kepulauan, Luhut: Kita Harus Menentukan Nasib Sendiri

1 hari lalu

Forum Negara Pulau dan Kepulauan, Luhut: Kita Harus Menentukan Nasib Sendiri

Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak negara-negara pulau dan kepulauan menentukan nasib sendiri dalam menghadapi tantangan global.


Dampak Subsidi Kendaraan Listrik ke Investasi, BKPM: Jelas Positif, Industri Lebih Agresif

1 hari lalu

Dampak Subsidi Kendaraan Listrik ke Investasi, BKPM: Jelas Positif, Industri Lebih Agresif

Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkap bagaimana dampak adanya subsidi kendaraan listrik.


Ghana Akan Bereskan Utang Dalam Negeri untuk Mengakhiri Krisis Ekonomi

2 hari lalu

Ghana Akan Bereskan Utang Dalam Negeri untuk Mengakhiri Krisis Ekonomi

Ghana akan meluncurkan swap domestic debt untuk membantu memulihkan stabilitas ekonomi makro, mengakhiri utang dan krisis ekonomi terburuk di Ghana


Yakin Kunjungan Wisatawan 2023 Lampaui Target, Luhut: Harus Kerja Sama dan Berpikir Kreatif

3 hari lalu

Yakin Kunjungan Wisatawan 2023 Lampaui Target, Luhut: Harus Kerja Sama dan Berpikir Kreatif

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa kolaborasi dan cara berpikir yang out of the box menjadi kunci untuk mengajak masyarakat agar berwisata di dalam negeri.


Sebut Ekonomi RI 2023 Tertekan, Apindo Ungkap Sektor Usaha yang Omsetnya Turun Signifikan

3 hari lalu

Sebut Ekonomi RI 2023 Tertekan, Apindo Ungkap Sektor Usaha yang Omsetnya Turun Signifikan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia tertekan pada tahun 2023.


Tenda Mewah Besar Serba Putih Mulai Selimuti Rumah Erina Gudono, Luhut Pantau Persiapan

4 hari lalu

Tenda Mewah Besar Serba Putih Mulai Selimuti Rumah Erina Gudono, Luhut Pantau Persiapan

Di lahan kosong depan rumah Erina Gudono, juga telah ikut dipasang lantai dari kayu dan terlindungi dengan tenda putih besar.


Luhut Sebut Kill or to be Killed Soal Investasi, Jadi Ingat Lagu Muse Begini Liriknya

6 hari lalu

Luhut Sebut Kill or to be Killed Soal Investasi, Jadi Ingat Lagu Muse Begini Liriknya

Ungkapan kill or to be killed oleh Luhut saat pemaparan kondisi investasi di Indonesia mengingatkan pada lirik lagu grup musik asal Inggris, Muse.


Luhut Sebut Warga Beli Motor Listrik Bakal Disubsidi, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

6 hari lalu

Luhut Sebut Warga Beli Motor Listrik Bakal Disubsidi, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

Sri Mulyani mengatakan pemerintah masih akan membahas rencana pemberian subsidi pembelian motor listrik.


Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

6 hari lalu

Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

Luhut Pandjaitan optimistis Tesla akan berinvestasi di Indonesia. Investasi mobil listrik di Cina disebutnya lebih mahal.


Begini 5 Pernyataan Menko Luhut Pandjaitan Getol Soal Insentif Kendaraan Listrik

6 hari lalu

Begini 5 Pernyataan Menko Luhut Pandjaitan Getol Soal Insentif Kendaraan Listrik

Belakangan, Menko Marves Luhut Pandjaitan getol berbicara soal insentif kendaraan listrik, termasuk pemerintah akan mensubsidi pembeliannya.