Sri Mulyani Pakai Kebaya Putih Karya Desainer Didiet Maulana

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat upacara bersama pegawai Kementerian Keuangan di lapangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat, 17 Agustus 2018. TEMPO/Hendartyo Hanggi

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat upacara bersama pegawai Kementerian Keuangan di lapangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat, 17 Agustus 2018. TEMPO/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenakan kebaya putih sepanjang lutut dengan bawahan kain batik berwarna coklat saat memimpin upacara 17 Agustus di lingkungan Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 17 Agustus 2018. Tidak seperti hari biasanya, hari ini Sri Mulyani juga mengenakan konde.

    Artikel lain: Berkebaya Hitam, Sri Mulyani Pimpin Upacara Hari Kemerdekaan

    Sri Mulyani mengatakan setelan kebaya yang dia pakai merupakan hasil karya desainer muda, Didiet Maulana. Dia mengatakan memiliki beberapa pakaian rancangan Didiet. "Didiet merupakan salah satu desainer favorit," kata dia di Kemenkeu Jakarta, Jumat.

    Dilihat dari akun instagram @didietmaulana, terunggah foto Sri Mulyani bersama Didiet. Dalam akun tersebut Didiet mengatakan kebaya Sri Mulyani merupakan model kerah Kartini. Kebaya dipasangkan dengan selendang organdi sulam tangan dengan model Buketan yang terinspirasi dari motif bunga di Batik Lasem.

    "Batik Lasem yang dipakai Ibu Sri Mulyani adalah batik tulis tangan yang dikerjakan oleh para seniman batik di Lasem, Jawa Tengah. Bertema Kain Lasem Tiga Negeri Buketan yang klasik," kutip dalam akun @didietmaulana.

    Menurut akun Instagram Didiet Maulana, Kain Lasem membawa pesan kedamaian dalam keberagaman. Motif kainnya menyerap banyak akulturasi budaya yang menyatu dalam sebuah harmoni yang indah. Warna merah melambangkan kehangatan dan optimisme, warna Sogan (coklat) melambangkan kesuburan dan kerendahan hati yang selalu menginjak bumi. Warna latar putih melambangkan kesucian hati, warna biru melambangkan langit atau cita cita mulia, dan hijau melambangkan hubungan manusia dengan Penciptanya.

    "Dengan aksesoris bros antik Jawa, sanggul Jawa Klasik lengkap dengan sunggar (sasak) dan melati, Ibu siap menjelang harinya," tulis akun @didietmaulana.

    Dalam upacara HUT RI Ke-73, Sri Mulyani mengungkapkan pentingnya arti kemerdekaan. "Merdeka itu bukan berarti kita tidak punya tanggung jawab, kita tidak punya kewajiban. Merdeka itu artinya kita bisa menentukan langkah kita sendiri," ujar Sri Mulyani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.