Pindad Tetap Gandeng Turki Garap Proyek Medium Tank

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tank medium Kaplan merupakan produk bersama antara FNSS (Turki) dan PT Pindad (Indonesia).Tank Kaplan dilengkapi dengan turet CMI Cockerill 3105 i dengan meriam bertekanan tinggi Cockerill 105mm. Sistem pemuatan amunisi otomatis yang canggih membuat Kaplan MT sangat mematikan, walau pun berbobot ringan. haberturk.com

    Tank medium Kaplan merupakan produk bersama antara FNSS (Turki) dan PT Pindad (Indonesia).Tank Kaplan dilengkapi dengan turet CMI Cockerill 3105 i dengan meriam bertekanan tinggi Cockerill 105mm. Sistem pemuatan amunisi otomatis yang canggih membuat Kaplan MT sangat mematikan, walau pun berbobot ringan. haberturk.com

    TEMPO.CO, Bandung - Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, krisis keuangan yang melanda Turki tidak menghambat proyek pengembangan Medium Tank kerjasama Pindad dengan FNSS Turki. “Jalan terus,” kata dia di Bandung, Kamis, 16 Agustus 2018.

    Baca: PT Pindad Kirim 29 Unit Anoa 

    Abraham mengatakan, kerjasama bersama FNSS Turki itu sebatas pengembangan purwarupa Medium Tank. Pindad dan FNSS Turki masing-masing akan memiliki satu unit purwarupa Medium Tank. “Kontrak dengan mereka hanya pengembangan,” kata dia.

    Abraham mengatakan, kontrak pengembangan Medium Tank tersebut bahkan sudah hampir di ujung masa berakhirnya kerjasama tersebut. Kerjasam Pindad dan FNSS Turki tuntas dengan rampungnya uji daya tempak tank terseut. “Setelah uji Firing Test ini selesai,” kata dia,

    Kendati demikian, Abraham mengisyaratkan kemungkinan akan membahas kelanjutan kerjasama tersebut dengan Turki. “Begitu bicara masalah mass product, itu belum dibicarakan. Bisa Pindad sendiri, bisa Pindad kerjasama, yang penting penguasaan dan kita mendapat track-record pengakuan masuk ke dunia internasional untuk medium tank,” kata dia.

    Abraham mengatakan, Pindad sengaja sejak awal menggandeng FNSS Turki untuk mengejar track-record pengakuan dunia internasional. Pindad saat ini tengah menuntaskan sertifikasi purwarupa Medium Tank kedua yang dibangun di Indonesia.
    Purwarupa pertama dibangun di Turki.

    “Ini yang sudah dirancang dari disain sampai prototipe di Indonesia. Kami (Pindad) melakukan tes bermacam-macam ini untuk mengetahui kekurangan, kemduian diimprove kemampuan kekuatan untuk betul-betul menjadi tank yang handal,” kata Abraham.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.