2019, PUPR: Tak Ada Proyek Infrastruktur Baru Kecuali Bendungan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, 3 Juli 2018. Bendungan yang masih dalam proses penyeselesaian ini dapat mengairi areal persawahan seluas 7.000 hektare. Facebook.com/Agus Suparto/Istana Kepresidenan

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, 3 Juli 2018. Bendungan yang masih dalam proses penyeselesaian ini dapat mengairi areal persawahan seluas 7.000 hektare. Facebook.com/Agus Suparto/Istana Kepresidenan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pada 2019 tidak ada proyek infrastruktur baru yang akan dikerjakan Pemerintah kecuali pembangunan bendungan.

    Baca juga: Jokowi Jelaskan Salah Kaprah Pembangunan Infrastruktur di MPR

    "Kami di PUPR lebih fokus pada menyelesaikan program, jadi tidak ada proyek baru, kecuali bendungan," kata Menteri Basuki saat ditemui seusai menghadiri Sidang RAPBN 2019 di Gedung Rapat Paripurna Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

    Basuki mengatakan Kementerian PUPR akan lebih fokus pada penyelesaian proyek yang ada dan ditargetkan dapat selesai pada 2019, seperti Jalan Tol Trans Papua, Jalan Tol Manado-Bitung, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dan Jalan Tol Trans Sumatra. Sementara itu, Jalan Tol Trans Jawa ditargetkan selesai pada akhir 2018. Namun, pembangunan 48 bendungan pada 2019 akan terus berjalan.

    Baca juga: 2019, Jokowi Naikkan Dana Infrastruktur Hingga di Atas Rp 110 T

    "Pada 2019 ada 48 bendungan yang dikerjakan, kemudian menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang harus selesai pada 2019 seperti (Jalan Tol Trans) Papua, kemudian (Jalan Tol) Manado-Bitung, (Jalan Tol) Balikpapan-Samarinda, dan meneruskan yang Trans Sumatera," kata Basuki.

    Dalam Pidato Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun 2019, Presiden Joko Widodo menegaskan pada 2019 pemerintah akan terus melanjutkan penyelesaian target pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan untuk pembangunan di daerah.

    Dengan menggunakan dana APBN sebagai katalis, Pemerintah berencana membangun 667 kilometer ruas jalan nasional baru, 905 kilometer jalan tol, 48 unit bendungan dan 162 ribu hektare jaringan irigasi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.