OJK: Paket Kebijakan Tidak Sekonyong-konyong Dorong Ekspor Tumbuh

Sejumlah mobil Mitsubishi Xpander yang akan diekspor terparkir sebelum dimasukkan ke kapal, di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, 25 April 2018. Saat ini Mitsubishi Xpander menjadi mobil terlaris Low MPV dengan penjualan lebih dari 7.000 unit per bulan. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan delapan paket kebijakan baru demi menggenjot nilai ekspor nasional. Walau begitu, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengakui realisasi dari paket ini tidak akan langsung terasa karena membutuhkan waktu penyesuaian.

Baca juga: 2018, OJK Targetkan 160 Fintech P2P Kantongi Izin

"Tentu tidak sekonyong-konyongnya (tiba-tiba) bisa mendorong kredit ekspor," kata Winboh dalam acara konferensi pers di Kantor OJK, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Agustus 2018.

Saat ini, kinerja industri berbasis ekspor Indonesia tidak bisa tumbuh maksimal lantaran penyaluran kredit dari perbankan yang masih terbatas. OJK telah mengumumkan kinerja kredit ekspor perbankan pada pertengahan tahun ini. Hasilnya, kredit ekspor perbankan pada Mei 2018 mencapai Rp 116,67 triliun atau turun 4,4 persen year-on-year (yoy).

Walhasil, OJK pun berinisiatif untuk menerbitkan paket kebijakan ini. Salah satu yang dilakukan OJK dalam aturan baru ini yaitu memberikan insentif bagi lembaga jasa keuangan untuk menyalurkan kredit bagi industri yang berorientasi ekspor maupun industri penghasil barang pengganti impor.

Sejumlah penyesuaian dilakukan pada ketentutan prudensial seperti ATMR (Aktiva Terimbang Menurut Resiko) hingga BMPK (Batas Maksimum Pemberian Kredit). "Lalu penyesuaian pada penyediaan modal inti dan kualitas aktiva," kata Wimboh.

Simak: Tip dari OJK Agar Tak Terjebak Fintech Bodong

Tak sampai di situ, OJK juga merevitalisasi peran Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) agar lebih fokus pada pembiayaan industri berorientasi ekspor. Dengan begitu, OJK ingin meningkatkan peran LPEI dalam penyediaan instrumen hedging seperti pada transaksi ekspor.

Meski kredit ekspor mengalami penurunan, Wimboh mengatakan kredit perbankan secara umum sebenarnya masih cukup bagus. Juni 2018, kata dia, kredit perbankan masih mengalami peningkatan sebesar 10,75 persen yoy. "Memang ada tekanan suku bunga juga, tapi itu salah satu saja," ujarnya,






Nilai Pengumpulan Dana di Bursa Tembus Rp 175,34 Triliun

2 jam lalu

Nilai Pengumpulan Dana di Bursa Tembus Rp 175,34 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan mencatat hasil penggalangan dana oleh perusahaan-perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia sangat baik.


Modal Inti Rp 3 Triliun Segera Terpenuhi, Bank Sultra Bersinergi dengan bank bjb

2 jam lalu

Modal Inti Rp 3 Triliun Segera Terpenuhi, Bank Sultra Bersinergi dengan bank bjb

Bank Sultra segera merealisasikan aturan pemenuhan modal inti minimal Rp 3 Triliun bagi setiap perbankan sesuai yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

2 jam lalu

Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) adalah dokumen surat pemberitahuan yang wajib dibuat eksportir sebagai tanda bukti jaminan legalitas barang.


Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

3 jam lalu

Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

Tepung mocaf adalah tepung yang dibuat dari singkong dengan prinsip modifikasi sel dan fermentasi.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

6 jam lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


OJK Monitoring Intensif Pinjol TaniFund karena Kredit Macet Capai 48,27 Persen

7 jam lalu

OJK Monitoring Intensif Pinjol TaniFund karena Kredit Macet Capai 48,27 Persen

OJK sedang melakukan pengawasan ketat terhadap financial technology (fintech) alias pinjaman online (pinjol) berbasis agri di TaniHub yakni TaniFund.


Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

20 jam lalu

Pemerintah Buat Platform Neraca Komoditas, Apa Fungsinya?

Platform data dan informasi neraca komoditas dibuat untuk mendorong penyederhanaan tata niaga.


Resesi Global 2023, Pemerintah Diminta Bisa Pulangkan Devisa Hasil Ekspor di Bank Luar Negeri

1 hari lalu

Resesi Global 2023, Pemerintah Diminta Bisa Pulangkan Devisa Hasil Ekspor di Bank Luar Negeri

Bhima Yudhistira, mencatat beberapa cara untuk meminimalisir dampak ancaman resesi global 2023.


Kemendag: Oktober 2022, Mayoritas Komoditas Pertambangan Alami Penurunan Harga

1 hari lalu

Kemendag: Oktober 2022, Mayoritas Komoditas Pertambangan Alami Penurunan Harga

Kemendag menyatakam hampir seluruh komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) mengalami penurunan harga.


Mendag: Indonesia Akan Buka Hipermarket di Arab Saudi, Khusus Produk UMKM

1 hari lalu

Mendag: Indonesia Akan Buka Hipermarket di Arab Saudi, Khusus Produk UMKM

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah bersinergi dengan pelaku usaha untuk memperluas pemasaran produk-produk UMKM.