Lira Turki Menguat, Rupiah pun Diprediksi Menguat Hari Ini

Ilustrasi mata uang rupiah. REUTERS/Beawiharta

TEMPO.CO, Jakarta - Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memperkirakan pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bervariatif dengan kecenderungan menguat hari ini, Rabu, 15 Agustus 2018. Nafan memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 14.565 - Rp 14.640 per dolar AS.

BACA: Rupiah Jeblok, LPEM UI: Bukan yang Terparah Dibanding Negara Lain

"Perspektif teknikal pada USDIDR daily chart menunjukkan bahwa indikator stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli sehingga hal ini mengindikasikan adanya peluang penguatan bagi rupiah terhadap dolar AS," kata Nafan saat dihubungi, Rabu, 15 Agustus 2018.

Nafan mengatakan perspektif fundamental pelemahan rupiah terhadap dolar AS disebabkan oleh minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Melebarnya defisit transaksi berjalan (CAD) kuartal sebanyak 8 miliar dolar AS dari sebelumnya defisit sebanyak 5,7 miliar dolar AS menyebabkan rupiah tertekan terhadap dolar AS, apalagi defisit tersebut melebar hingga mencapai 3 persen dari PDB Indonesia.

BACA: Krisis Turki, LPEM UI Prediksi Rupiah Tak Melemah Lebih Dalam

Selain itu, turunnya FDI Indonesia sebesar 12,9 persen turut memberikan sentimen negatif bagi rupiah," ujar Nafan. Di sisi lain, kata Nafan dari eksternal, krisis finansial Turki yang berkelanjutan juga berdampak pada melemahan mata uang global lainnya, termasuk rupiah.

Meskipun demikian, kata Nafan agenda rapat terbatas pemerintah RI yang berlangsung kemarin menghasilkan keputusan penting yakni bahwasanya sebanyak 500 komoditas impor akan dikendalikan dalam rangka mengurangi tekanan terhadap CAD. "Hal tersebut diharapkan mampu memberikan katalis positif bagi rupiah sambil menantikan data neraca perdagangan yang diproyeksikan mengalami surplus," ujar Nafan.

Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp 14.625 pada Selasa, 14 Agustus 2018. Angka tersebut menunjukkan pelemahan 42  poin dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 14.583 pada penutupan Senin, 13 Agustus 2018.

Sedangkan pada 14 Agustus 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 14.698 dan kurs beli Rp 14.552.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto juga memprediksi rupiah ada potensi menguat hari ini. William memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 14.480 - Rp 14.600 per dolar AS "Kondisi mulai tenang di saat bersamaan lira, yakni mata uang Turki, juga menguat," kata William saat dihubungi.

William mengatakan penguatan rupiah terjadi karena terimbas dari mulai redanya pelemahan lira. Sedangkan sentimen dari dalam negeri, yaitu pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernu Bank Indonesia yang akan berlangsung hari ini.

 






Prabowo dan Menhan Hulusi Sepakati Recana Aksi Kerja Sama Pertahanan RI-Turki

6 jam lalu

Prabowo dan Menhan Hulusi Sepakati Recana Aksi Kerja Sama Pertahanan RI-Turki

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menhan Turki Hulusi Akar, di Bakanlklar, Ankara, Turki, Jumat, 3 Februari 2022.


Rasmus Paludan Pembakar Al Quran Pernah Terlibat Obrolan Seks dengan Anak Kecil

9 jam lalu

Rasmus Paludan Pembakar Al Quran Pernah Terlibat Obrolan Seks dengan Anak Kecil

Pembakar Al Quran asal Swedia, Rasmus Paludan disebut media Turki memiliki perilaku seks menyimpang.


Barat Tutup Kedutaan karena Demo Menentang Pembakaran Al Quran, Turki Geram

21 jam lalu

Barat Tutup Kedutaan karena Demo Menentang Pembakaran Al Quran, Turki Geram

Turki geram atas tindakan negara Barat, yang menutup operasional kantor perwakilannya karena banyak demo menentang pembakaran Al Quran di sana.


Anggota Kongres Menyandera Penjualan F-16 sampai Turki Setuju Swedia Masuk NATO

1 hari lalu

Anggota Kongres Menyandera Penjualan F-16 sampai Turki Setuju Swedia Masuk NATO

Sejumlah anggota Kongres menyatakan tidak akan mendukung penjualan F-16 ke Turki sampai Swedia bisa masuk NATO.


Norwegia Larang Aksi Pembakaran Al Quran Seperti di Swedia

1 hari lalu

Norwegia Larang Aksi Pembakaran Al Quran Seperti di Swedia

Hari ini rencananya sejumlah pengunjuk rasa di Norwegia akan melakukan pembakaran Al Quran seperti di Swedia. Namun protes tak diberi izin.


Ditekan Turki, Swedia akan Perketat UU Antiterorisme

1 hari lalu

Ditekan Turki, Swedia akan Perketat UU Antiterorisme

Langkah ini dilakukan setelah Stockholm pada Juni lalu berusaha mengatasi keberatan Turki jika Swedia bergabung dengan NATO


Rupiah Naik Seiring Keputusan Kenaikan Suku Bunga the Fed

2 hari lalu

Rupiah Naik Seiring Keputusan Kenaikan Suku Bunga the Fed

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi naik seiring dengan keputusan the Fed menaikkan suku bunga acuannya.


Turki Dukung Keanggotaan NATO untuk Finlandia , tetapi Tidak untuk Swedia

2 hari lalu

Turki Dukung Keanggotaan NATO untuk Finlandia , tetapi Tidak untuk Swedia

Finlandia tidak ingin meninggalkan Swedia dalam proses keanggotaan NATO.


Kutuk Pembakaran Al Quran di Swedia, Hungaria: Bisa Pengaruhi Prospek Masuk NATO

3 hari lalu

Kutuk Pembakaran Al Quran di Swedia, Hungaria: Bisa Pengaruhi Prospek Masuk NATO

Salah satu negara anggota NATO, Hungaria, mengutuk tanggapan Stockholm atas pembakaran Al Quran di Swedia.


Inflasi Januari 2023 Mencapai 0,34 Persen, BPS: Disumbang Komoditas Pangan

3 hari lalu

Inflasi Januari 2023 Mencapai 0,34 Persen, BPS: Disumbang Komoditas Pangan

BPS mengumumkan laju inflasi pada Januari 2023 sebesar 0,34 persen month to month (mtm) bila dibandingkan Desember 2022.